Lapas Lowokwaru Malang Bebaskan Ratusan Napi
Cari Berita

Advertisement

Lapas Lowokwaru Malang Bebaskan Ratusan Napi

15 Apr 2020

Indikatormalang.com Sebanyak 417 narapidana dari total 150 penghuni yang masuk dalam rencana pembebasan akibat darurat Covid 19 telah di bebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Lowokwaru, Kota Malang, Selasa, (14/4/20).

Para napi tersebut menjalani pembebasan secara berkala melalui program asimilasi. Pembebasan dilakukan dengan menyesuaikan sisa masa hukuman masing-masing narapidana.

"Asimilasi diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, " Ungkap Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang, Agung Krisna.

Pasca keluar dari lapas, para napi yang mendapatkan asimilasi tetap akan diawasi secara ketat oleh Balai Pemasyarakatan selaku petugas pembimbing kemasyarakatan. Pengawasan akan dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya melalui video call, atau melalui sambungan telepon.

“Pasca keluar, para Napi yang melanggar persyaratan program asimilasi akan dijemput kembali. Sisa hukuman yang dihapus karena program asimilasi akan dikembalikan. Misalnya dia vonis empat tahun, sudah menjalani dua tahun, artinya masih sisa 2 tahun. Dia harus menjalani 2 tahun sisanya ditambah pidana yang baru,” tambah Agung.

Agung menambahkan, selama berada di dalam penjara, narapidana yang melakukan pelanggaran kembali tidak akan menerima haknya sebagai Napi, seperti hak remisi dan sebagainya. Narapidana itu juga akan diletakkan di sel pengasingan, bila kembali berbuat kriminal di masyarakat.