Hebat, Pemuda Mojokerto Rubah Wajah Sungai Kumuh Jadi Penuh Ikan
Cari Berita

Advertisement

Hebat, Pemuda Mojokerto Rubah Wajah Sungai Kumuh Jadi Penuh Ikan

17 Des 2019

Doc. Suaramojokerto

Kelompok pemuda yang mengatas namakan sebagai pencinta lingkungan di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto tengah sibuk dengan aktifiras rutinnya.

Mereka memakai segaram berwarna merah bergaris hitam, namun bagian bawahnya memakai celana pendek plus membawa saringan kecil yang terbuat dari rajutan benang.

Ternyata, mereka sedang menuju sungai yang berada di sekitar rumah mereka. Sebuah sungai kecil aliran irigasi yang mengarah langsung ke sungai Brantas. Dulu, sungai ini mengalami pendangkalan dan membuat daerah sekitar banjir dan awal tahun 2019 sungai ini dinormalisasi.

Muhammad Irsyad, salah satu pemuda Desa Lengkong, Mojoanyar menceritakan, dulu sungai tersebut sangat Kotor dan jadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Namun kini, sungai ini selalu bersih dan selalu dijaga oleh para pemuda.

Kata Irsyad, hampir setiap hari, mereka rutin membersihkan sampah yang terbawa aliran sungai. “Sekarang bisa dilihat sendirikan hasilnya. Sejak enam bulan terakhir kita dari kelompok pemuda pencinta lingkungan membudidaya ikan disini. Mulai dari ikan Nila, Mujaer dan ikan tumbruh,” cetusnya.

Irsyad dengan 11 pemuda lainya tau, jika sungai bersih maka lingkungan akan sehat, terlebih menjadi edukasi bagi anak-anak untuk mengerti artinya menjaga lingkungan.

Sungai irigasi sebagaimana yang dilansir oleh suaramojokerto.com bahwa yang digunakan untuk mengairi sawah dengan lebar kurang lebih 4 – 5 meter, panjang 50 meter ini pun disulap menjadi sungai yang ramah lingkungan. Terlebih, bisa menyegarkan mata bagi lingkungan sekitar dan pengendara yang melintas.

“Hasil dari budidaya ikan di sungai ini akan kita kembalikan lagi untuk membeli bibit ikan hingga perawatan. Awalnya ya kita yang memulai dari RT 1, sekarang RT lain alhdulillah mengikuti langkah kita,” jelasnya.

Irsyad berharap, apa yang dilakukan para Pemuda di Desa Lengkong ini bisa ditiru oleh pemuda-pemuda desa lainnya. Agar, lingkungannya menjadi bersih dan syukur-syukur bisa mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.(sma/udi)