Saling Ejek di Facebook, Pelajar Nyaris Tawuran
Cari Berita

Advertisement

Saling Ejek di Facebook, Pelajar Nyaris Tawuran

2 Sep 2019

Foto Bocah-bocah yang hendak tawuran beserta senjata tajam yang dibawanya (Doc.Pol)

Indikatormalang.com - Sebanyak 30 bocah berusia 10–16 tahun ditangkap anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak kemarin dini hari (1/9). Senin (2/09/2019)

Mereka ditengarai hendak tawuran. Sebab, polisi mendapati senjata tajam seperti celurit, pisau penghabisan, dan senjata rakitan dari tangan mereka. Menurut petugas, puluhan bocah itu berasal dari dua geng. Yakni, Aliansi Jawara Kampung dan Geng All Star Surabaya.

Petunjuk akan adanya tawuran diperoleh polisi dari Facebook. Dalam sebuah laman, mereka saling ejek. Polisi terus memantau aktivitas tersebut. Saling ejek di media sosial semakin memanas. Para remaja yang kebanyakan masih pelajar SMP itu malah berniat melakukan tawuran di Jalan Jakarta. Polisi pun segera bertindak.

Sejumlah bocah yang dicurigai hendak tawuran dibuntuti. Ada yang berangkat dari Jalan Gresik. Ada juga yang dari Jalan Rajawali.

Sekitar pukul 01.00 polisi mencegat mereka ketika beriringan mengendarai sepeda motor menuju ke Jalan Jakarta. Anggota geng All Star Surabaya ditangkap di Jalan Rajawali. Anggota Geng Aliansi Jawara Kampung ditangkap di Jalan Gresik. Hanya, sebagian besar di antaranya berhasil meloloskan diri. Mereka lari ke gang-gang di perkampungan.

Setidaknya ada sekitar 30 bocah yang langsung diamankan ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ’’Kalau jumlah keseluruhan, ada 200 anak dari dua geng itu,’’ ucap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto kemarin. Menurut Kapolres lulusan Akpol tersebut, sebagian besar anggota geng yang tertangkap malam itu masih duduk di bangku SMP. Usianya rata-rata 14–16 tahun. Bahkan, ada yang berusia 10 tahun dan masih duduk di bangku kelas V SD.

Setelah ditangkap, orang tua 30 anak itu langsung dipanggil ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk diberi pembinaan sebelum dipulangkan. Beragam senjata tajam seperti celurit, pisau penghabisan, dan senjata rakitan langsung disita. Rencananya, barang-barang tersebut akan dimusnahkan.

Upaya polisi dalam menggagalkan tawuran di kawasan utara bukan yang pertama. Pada 26 Mei lalu, anggota Polsek Bubutan juga mengamankan 11 remaja di depan SPBU Jalan Rajawali jelang subuh. Mereka ditangkap karena hendak melakukan tawuran. Sejumlah senjata tajam turut disita polisi.

Reporter : Jab
Editor      : Fitrah