Sosialisasi Libiko dan Kozi KKN 77 UMM, Solusi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa
Cari Berita

Advertisement

Sosialisasi Libiko dan Kozi KKN 77 UMM, Solusi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

6 Agu 2019

Doc (KKN 77 Mendak)

Indikatormalang.com - Pelaksanaan Sosialisasi Kewirausahaan dan Ekonomi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama warga Desa Mendak, Madiun berjalan lancar. Selasa (6/08/2019)

Bertempat di Balai Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten madiun (27/07) lalu, acara yang dibagi menjadi dua sesi yakni pembuatan lilin aromaterapi kopi dan pembuatan sabun kopi ini mendapatkan apresiasi dan dukungan yang sangat tinggi dari masyarakat setempat.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Trinovia kepada awak media bahwa "salah satu tujuan KKN kelompok 77 ini yaitu ingin memberikan inovasi baru kepada warga sekitar agar dapat meningkatkan perekonomian warga", Pungkas Trinovia singkat.

Senada dengan Tri, Ketua Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan Rahmat ikut angkat bicara. “Melihat potensi komoditas alam di desa ini adalah kopi, maka kami ingin mengembangkan produksi lain yang terbuat dari kopi selain bubuk kopi seperti lilin aromaterapi kopi dan sabun kopi agar warga di Desa Mendak bisa lebih maju dan dapat bersaing dengan desa-desa lainnya” Ujarnya.

Sambungnya, “Pemateri dari acara sosialisasi ini  adalah semua personil dari divisi kewirausahaan dan ekonomi dengan pesertanya kami mengundang segenap jajaran perangkat Desa Mendak, seperti kepala Desa hingga Masyarakat. Acara pertama yakni pembuatan lilin aromaterapi dijelaskan oleh Shaula dan Vidya. Warga mengamati dengan seksama apa yang mereka jelaskan. Mereka menamai produk tersebut dengan nama LIBIKO (Lilin Biji Kopi). Acara kedua yakni pembuatan sabun kopi. Pembuatan sabun kopi dijelaskan oleh saudari Rini dan Rahmat. Begitupun dengan sabun kopi ini, mereka menamai produknya dengan nama KOZI (Kopi Zaitun) karena sabun yang terbuat dari bahan utama biji kopi dan minyak zaitun" Jelasnya.

Menanggapi kegiatan kelompok KKN 77 ini, Wati salahsatu warga yang ikut dalam pelatihan dan sosialisasi ini mengatakan bahwa “kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya sekarang sudah tau bagaimana cara membuat lilin aromaterapi kopi dan sabun kopi ternyata pembuatannya mudah, bahan-bahannya juga mudah didapat. Bisa buat tambahan produk di toko saya”, pungkasnya.

Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan masyarakat tentang cara memproduksi tapi juga mengajarkan bagaimana cara pemasarannya.

Reporter: Tnv
Editor     : Jab
Redaksi  : IM