Peduli Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa UMM Gelar Pengobatan Gratis
Cari Berita

Advertisement

Peduli Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa UMM Gelar Pengobatan Gratis

13 Agu 2019

Kegiana Pengobatan Gratis Bersama Tim Mahasiswa Peduli Kesehatan (Timapkes)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 77 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Mendak pada (10/08) lalu melalui Devisi Kesehatan Sukses gelar Pengobatan Gratis. Selasa (13/08/2019)

Bertempat di Balai Desa Mendak, kegiatan ini berlansung selama 5 Jam yakni pada pukul 09.00. Sehari  sebelum kegiatan pengobatan gratis dilaksanakan divisi kesehatan membagikan 100 kupon pengobatan gratis kepada warga Desa Mendak dari mulai Rt.01 hingga Rt.06.

Para warga sangat antusias mengikuti program pengobatan gratis yang di selenggara ini. Kegiatan ini mendapat antusias yang sangar tinggi sehingga tempat yang disediakan tidak cukup untuk menampung warga yang datang ke pengobatan gratis, akhirnya KKN 77 pun menyediakan beberapa kursi di luar ruangan.

“Para warga yang datang ke pengobatan gratis sangat banyak, sehingga ruangan yang kami sediakan tidak cukup dan kami menyediakan alternative lain yakni  beberapa  kursi di luar  ruangan.” tutur salah satu anggota Divisi kesehatan.

Program pengobatan grtis tersebut dibantu oleh Tim Mahasiswa Peduli Kesehatan (Timapkes) yang didatangkan dari Malang. Tim tersebut berjumlah 8 orang yakni 1 orang dokter  7 laiinnya mahasiswa kesehatan. Kegiatan pengobatan yang dilakukan meliputi: pengecekan tekanan darah, berat badan, dan pemberian obat gratis.

Para warga yang datang ke pengobatan gratis mayoritas mengidap penyakit yang tidak menular seperti darah tinggi, asam urat, pegal linu. Adanya penyakit tersebut disebabkan oleh gaya hidup yang buruk, faktor pola makan yang salah, kurangnya aktivitas fisik dan faktor keturunan.

“Kebanyakan para warga yang periksa mengidap penyakit darah tinggi, asam urat, dan pegel linu mbak jadi saya kasih obat generik saja yang dosisnya rendah dan lebih mudah dijangkau” jelas dokter Hevi.

Reporter: Netia Restu Ari Hendini.
Editor     : Jab
Pemred  : Jab