KKN 24 Tajinan Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Kader PKK
Cari Berita

Advertisement

KKN 24 Tajinan Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Kader PKK

3 Agu 2019

Doc (Firkham)

Bertempat di kantor Desa Gunungronggo Kecamatan Tajinan, Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 24 Tajinan Mengadakan Sosialisasi Pemasaran dan Pelatihan mengusung tema “Terbangunnya Jiwa Kewirausahaan di Desa Gunungronggo Pada Era Industri 4.0” yang diikuti oleh seluruh  Kader ibu PKK Desa Gunungronggo. Dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB (03/08/19).

Surahmad selaku Tim Pendamping Lapangan (TPL) KKN 24 Tajinan dalam sambutannya mengatakan bahwa desa Gunungronggo memiliki banyak potensi dan peluang untuk terbangunnya desa ekonomi kewirausahaan dengan banyakanya hasil alam di daerah ini, butuh sinergitas dari elemen tingkat paling atas ke elemen paling rendah yakni tingkat desa. Agar visi dan misi desa bisa tercapai secara maksimal.

Dr. Ir Elfi Anis Saati, MP yang juga merupakan dosen Ilmu Teknologi pangan UMM selaku pemateri pada kegiatan kali ini menjelaskan mengenai makanan sehat  itu apa dan pemasaran produk lokal dan strateginya. “Makanan sehat itu adalah makanan yang menyebabkan yang makan menjadi sehat, tidak berbahaya (meracuni, mematikan) tidak kadaluarsa, tidak halal (logo sertifikasi halal), mencegah dari penyakit, bahan yang menyehatkan, dibagi atas: 1) zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral & air) dan ke 2). zat non gizi (bioaktif, pigmen, hormon) banyak ditemukan pada hayati/tanaman lokal", Jelasnya.

Selain itu, Dosen ITP UMM ini juga menjelaskan bahwa pemasaran produk lokal serta strateginya yang pertama adalah cari potensinya atau peluang targetnya terlebih dahulu, bahan baku tersedia secara continue, tentukan kelompok sasaran kemudian sesuaikan mutu menentukan dan mengikuti kebutuhan bahan baku, penunjang, BTM, kemasan serta biaya. Lalu bangun networking, komunitas serta peningkatan mutu dan pengembangan evaluasi secara menerus (audit internal & eksternal) penentuan harga, variasi produk, inovasi berkala, survey (bertemu dengan produsen hebat).

“menjadi seorang produsen harus amanah dan bertanggung jawab serta tahu kemana harus tertuju konsumennya atau menjualnya ke siapa dan dimana, kemudian menjadi seorang konsumen juga harus cerdas dalam memilih makanan dan minuman agar memilih makan atau minuman yang sehat bukan karena rasanya saja”, tutur Ka Lab. SENTRAL/ HALAL Auditor Halal LP-POM MUI Jatim CENTER, UMM tersebut “jadikan makanan sebagai obatmu dan jadikan obatmu sebagai makananmu” jelasnya diakhir acara.

Setelah usai penyampaian materi dilanjutkan dengan demo pembuatan sari manis pepaya yang di pandu langsung oleh rekan-rekan KKN serta dibimbing oleh Ibu Elfi. Peserta sangat antusias mengikuti demo ini.

Ketua Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan KKN 24 Tajinan, Nila Diansari, berharap agar sosialisai pemasaran dan pelatihan ini bisa bermanfaat bagi para kader Ibu PKK dan masyarakat Desa Gunungronggo pada umumnya nanti. “harapan saya masyarakat Desa Gunungronggo mampu meningkatkan perekonomian serta dapat memanfaatkakn potensi lokal khususnya buah pepaya sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai jual”, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan tersebut.

Senada dengan itu, Linda Salah satu kader ibu PKK Desa Gunungronggo yang selaku peserta dalam sosialisasi pemasaran dan pelatihan ini ini mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi Kader PKK Desa Gunungronggo. “manfaatnya untuk saya pribadi dengan adanya pelatihan ini menambah wawasan saya dalam menambah usaha untuk tambahan perekonomian keluarga. Kedepannya saya ingin berbagai pengetahuan yang saya dapat pada sosialisasi ini kepada masyarakat secara luas terutama untuk masyarakat yang merantau agar mampu menciptakan usaha sendiri di rumahnya dan menambah pendapatan keluarga”, pungkas Linda.

Sambungnya, "selain itu, wawasan ini saya akan sosialisasikan kepada anggota koperasi kami yang selama ini masih berupa simpan pinjam saja. Semoga kedepannya anggota koperasi kami bertambah maju dalam bidang usaha dan agar masyarakat gunungronggo perekonomiannya membaik dan bisa untuk kendala pembiayaan rumah tangga serta pemenuhan kebutuhan pendidikan generasi".

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cindramata, sesi foto bersama dan makan siang bersama serta Sholat Dzuhur Berjamaah.

Reporter : Humas KKN 24
Editor      : Jab
Redaksi  : Jab