KKN 142 UMM Meriahkan Kirab Budaya di Kab. Blitar
Cari Berita

Advertisement

KKN 142 UMM Meriahkan Kirab Budaya di Kab. Blitar

5 Agu 2019

Foto: Arak-arakan kirab Agung Pusoko Kabupaten Blitar menuju makam Mbah Tugu, Dusun Tugurejo, Desa Sragi, Kecamatan Talun.
Blitar - Menyambut sekaligus merayakan hari jadi Kabupaten Blitar Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 142 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ikut serta memeriahkan dan menyukseskan acara “Kirab Agung Pusoko Kabupaten Blitar” bertempmpat di Makam Mbah Tugu, Dusun Tugurejo Desa Sragi Kecamatan Talun.

Acara yang berlangsung sejak tanggal 31 Juli 2019 menuju hari ulang tahun Kabupaten Blitar ini sangat luar biasa dan meriah, karena banyak warga yang datang. Mulai dari warga Desa Sragi hingga desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.

Kirab Budaya tersebut, merupakan salah satu acara menuju ulang tahun Kabupaten Blitar yang jatuh pada tanggal 5 Agustus 2019 nanti. Kirab budaya ini merupakan kali pertama yang mengikutsertakan seluruh masyarakat kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, sebelumnya hanya lima titik Kecamatan saja yang di kirab.

“Saya merasa senang dan berterimakasih kepada perangkat desa Sragi dan Panitia acara karena KKN 142 terlibat dalam Kirab Budaya tahun ini, dengan begitu kita jadi tahu seperti apa budaya-budaya yang masih dijunjung tinggi di daerah tempat kita KKN ini,” Kata Adam Koordinator Desa KKN 142.

Kirab Agung Pusoko ini tak luput sebagai wujud sejarah peninggalan dari jaman Kerajaan Majapahit yang ada di Blitar. KKN 142 Sragi sangat terlibat aktif dalam Kirab Budaya tahun ini, selain memeriahkan acara tersebut, KKN 142 juga ikut mempersiapkan acara bersama panitia kegiatan.

“Dengan adanya acara Kirab ini, saya mengharapkan agar semua warga se Kabupaten Blitar baik Desa maupun Kelurahan semuanya tahu, semuanya ngerti bahwa 5 Agustus itu hari jadi Kabupaten Blitar” ujar Wiyakto selaku Camat dari Kecamatan Talun.

Dengan mengetahui sejarah Hari Jadi Kabupaten Blitar sendiri, dimaksudkan supaya masyarakat mempunyai rasa memiliki dan memupuk rasa kecintaannya pada Kabupaten Blitar.

Sungguh sebuah tradisi mulia untuk melestarikan sejarah berdirinya sebuah wilayah kabupaten. Acara kirab ini sekaligus untuk mengenalkan pada masayarakat tentang sejarah Berdirinya Kabupaten Blitar.

Fajrianti/Indikatorindonesia