Jawab Masalah di Desa, Mahasiswa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan
Cari Berita

Advertisement

Jawab Masalah di Desa, Mahasiswa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan

4 Agu 2019


Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Daur Ulang Popok bayi digelar di
Balai Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Minggu (04/08/2019)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok KKN 89 UMM Pandanrejo ini menghadirkan  Yulita Lestari Ningsih salahsatu Ibu Kreatif yang berhasil menciptakan berbagai macam jenis souvenir/kerajinan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan bahan dasar popok bayi.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Fahmi selaku PJ kegiatan ini kepada awak media bahwa "tujuan penyelenggaraan kegiatan ini agar masyarakat dapat mengambil Ilmu yg diberikan oleh pemateri, masyarakat dapat memahami apa yang diperagakan oleh Pemateri sekaligus dapat menyadari bahwa popok memiliki nilai ekonomis jika diolah dengan baik". Pungkasnya.

Menurut Fahmi, Permasalahan popok bayi di Desa Pandanrejo memang selama ini kurang diatasi dengan baik dan kerap kalihanya dibuang di selokan - selokan sekitar jalan. Maka ini adalah langkah strategis yang diambil oleh dia dan kawan - kawan KKN 89.

Kegiatan ini dihadiri oleh 49 anggota karangtaruna dan 5 anggota PKK. Dalam penyampaiannya, Yunila Lestari selaku pemateri menegaskan bahwa "Sampah popok bayi ini masuk nomor urutan ke tiga di lingkungan masyarakat saat ini". Ujarnya.

Lanjutnya, "Kita itu punya tanggung jawab, Popok bukan hanya masalah kota tapi juga di Desa. Saya pernah menerima kiriman gambar dari teman saya, ada waduk yang setelah dibersihkan isinya  semua". Sambhng Padahal banyak masyarakat yang menempati pinggiran sungai brantas yang saat ini menggantungkan diri dengan kali brantas".  Tegasnya.

Sementara itu,  Ketua Kelompok KKN 89 Pandanrejo juga sempat menyampaikan bahwa semoga kegiatan ini bisa menjadi jawaban atas segala problem di setiap selokan di Desa Pandanrejo.

Reporter: Jab
Editor     : Jab