9 Agustus, Hari Penting Untuk Keberlangsungan Komunitas Adat Dunia
Cari Berita

Advertisement

9 Agustus, Hari Penting Untuk Keberlangsungan Komunitas Adat Dunia

16 Agu 2019

Ilustrasi, Suku Asmat Papua / Foto : Iyakan
Indikatormalang.com Tanggal 9 Agustus merupakan hari yang penting bagi keberlangsungan komunitas adat di dunia. Tanggal tersebut diperingati sebagai hari Masyarakat Adat Internasional, dimana orang-orang dari seluruh dunia didorong untuk melindungi hak-hak masyarakat adat.

Hasil evaluasi World Resources Institute (WRI) pada tahun 2016 lalu menemukan sekitar 65 persen tanah di dunia merupakan milik masyarakat adat dan komunitas, namun hanya sekitar 10 persen yang diakui secara hukum.

Sementara berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh badan Kelompok Kerja Internasional untuk Urusan Masyarakat Adat (IWGIA) pada tahun 2010, menyatakan bahwa 2/3 dari total 300 juta populasi masyarakat adat di dunia tinggal di Asia. Namun, hanya beberapa negara di Asia Tenggara yang mengakui hak teritorial mereka.

Karena mayoritas masyarakat adat di wilayah ini hidup dalam sumber daya alam yang kaya, mereka lebih rentan terhadap perampasan tanah dan pemindahan paksa karena konflik yang berkepanjangan antara masyarakat adat dan pemerintah atau perusahaan. Sisanya berjuang untuk mempertahankan kontrol atas tanah mereka terhadap penebangan dan perkebunan pertanian yang mempengaruhi hutan mereka, memperburuk erosi tanah dan menurunkan air sungai mereka.