Ketua DPW Partai Kita FAI UMM: Sosialisasi KPRF FAI Cacat
Cari Berita

Advertisement

Ketua DPW Partai Kita FAI UMM: Sosialisasi KPRF FAI Cacat

12 Jun 2019


Indikatormalang.com- Pemira (pemilu raya) merapakan suatu momentum sakral yang ada di Universita Muhammadiyah Malang. Momentum ini juga sebagai proses regenerasi diruang-ruang diaspora yang ada dalam lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam pelaksanaanya dibutuhkan penyelenggara untuk menjalakankan sekaligus mengkoordinir pemira tersebut maka dibentuklah BPPU dan KPRU untuk wilayah Universitas, dan dibentuk juga BPPF dan KPRF untuk wilayah Fakultas.

KPRF merupakan lembaga independen penopang KPRU yang mengkoordinir jalannya pemira di wilayah fakultas. Tentunya sebagai lembaga independen yang menopang kinerja KPRU di wilayah fakuktas, KPRF haruslah kompeten dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Kompeten dan profesional yang diharapkan agar berjalan lancar pemira ini, namun pada kenyataanya KPRF masih kurang kompeten dan profesional seperti kasus yang ada di Fakultas Agama Islam
Sosialisasi terkait peraturan kampanye yang di adakan oleh KPR-Fakultas Agama Islam UMM merupakan sosialisasi yang tidak kompeten dan profesional, lantaran dalam penyampaiannya peserta hanya disuruh membaca peraturan yang ada dan jika ada yang tidak dimengerti dipersilahkan untuk bertanya.

Sebagaimana dalam wawancara dengan Anugrah Eranbatu selaku ketua umum partai KITA DPW FAI UMM “ jika sosialisasi seperti ini lebih baik saya tidur di kamar sambil membaca aturan itu saja, dan jika ada yang tidak dimengerti bisa ditanyakan lewat media sosial, sungguh mengecewakan sosialisasi yang di adakan kali ini” ujarnya.

Dan juga dalam sosialisasi tersebut tidak semua partai politik mahsiswa ada dalam sosialisasi tersebut, yang ada hanya patai politik mahasiswa PASTI yang sudah ada di kantor KPRF FAI UMM ketika teman-teman dari partai KITA tiba dikantor.

Ketika di tanyakan oleh ketua umum partai KITA DPW FAI UMM terkait partai yang belum hadir, dari pihak KPRF FAI UMM menyatakan bahwa akan diadakan sosialisasi tersendiri untuk partai politik mahasiswa yang belum hadir. Dengan pernyataan tersebut diduga adanya indikasi kecurangan. Karena dalam sosialisasi tersebut juga di adakan pukul 01.00 dini hari yang mana undangan baru di edarkan ketika pukul 00.30 dini hari.

Hal ini yang memunculkan dugaan adanya indikasi kecurangan dari pihak KPRF FAI UMM dikarenakan pukul 01.00 idealnya kita sebagai manusia sedang beristirahat. Tetapi mereka melakukan sosialisasi pada jam tersebut.

Hal ini juga sangat bertentangan dengan jam kerja KPRF FAI UMM yang ditetapkan dari jam 08.00 – 16.00 ketika sosialisasi perdana diadakan, sudah pastiya SEFA pun harus ikut bertanggung jawab dan mengawal KPRF FAI UMM dikarenakan dalam hall ini SEFA yang memilih orang yang akan menjalankan KPRF FAI.

Bisa diduga permasalahan yang ada bermula dari kurang seriusnya pihak SEFA dalam mengseleksi calon KPRF FAI UMM, ataukah ada oknum yang bermain demi segelintir kepentingan, entahlah... pemira Fakultas Agama Islam UMM sedang tidak baik-baik saja.

Penulis   : M Iqbal
Editor     : Redaksi Indikatormalang.com
Foto        : Dokpri