Hindari Kebocoran, Dishub Kota Malang Wajibkan Jukir Ber-KTA
Cari Berita

Advertisement

Hindari Kebocoran, Dishub Kota Malang Wajibkan Jukir Ber-KTA

Muhammad Marhaen
11 Mar 2019

 <b>Indikatormalang.com</b> - Pemkot Malang melalui Dishub mewajibkan para juru parkir yang bertebaran di kawan Kota Malang untuk memiliki kartu tanda anggota (KTA). <br/><br/> "Pembuatan KTA ini sudah dilakukan sejak Januari lalu. Sebanyak 2.250 juru parkir dari 765 titik area parkir diwajibkan buat KTA" terang Plt Kabid Parkir Dishub Kota Malang, Muji Rahayu. <br/><br/> "Hingga Sekarang pembuatan KTA bagi Jukir sudah mencapai 70%. Harapan kami bulan depan sudah selesai semua" tambah Muji. <br/><br/> Menurutnya, tujuan dari pembuatan KTA tersebut untuk mengurangi menjamurnya juru parkir ilegal di Kota Malang, menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan menghindari kebocoran parkir. <br/><br/> "Jika ada jukir yang tidak mendaftar dan tidak memiliki KTA maka itu ilegal.  Jukir resmi, kalau mereka memiliki KTA, memakai rompi khusus, dan memberikan karcis resmi kepada pelanggan” pungkas Muji. <br/><br/> KTA juru parkir yang resmi modelnya seperti KTP lengkap dengan foto, identitas, dan barkode yang terhubung langsung dengan sistem aplikasi milik Dishub Kota Malang. <br/><br/>
Ilustrasi, Kartu Parkir Kota Malang / Gambar : Ist.
Indikatormalang.com - Pemkot Malang melalui Dishub mewajibkan para juru parkir yang bertebaran di kawan Kota Malang untuk memiliki kartu tanda anggota (KTA).

"Pembuatan KTA ini sudah dilakukan sejak Januari lalu. Sebanyak 2.250 juru parkir dari 765 titik area parkir diwajibkan buat KTA" terang Plt Kabid Parkir Dishub Kota Malang, Muji Rahayu.

"Hingga Sekarang pembuatan KTA bagi Jukir sudah mencapai 70%. Harapan kami bulan depan sudah selesai semua" tambah Muji.

Menurutnya, tujuan dari pembuatan KTA tersebut untuk mengurangi menjamurnya juru parkir ilegal di Kota Malang, menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan menghindari kebocoran parkir.

"Jika ada jukir yang tidak mendaftar dan tidak memiliki KTA maka itu ilegal. Jukir resmi, kalau mereka memiliki KTA, memakai rompi khusus, dan memberikan karcis resmi kepada pelanggan” pungkas Muji.

KTA juru parkir yang resmi modelnya seperti KTP lengkap dengan foto, identitas, dan barkode yang terhubung langsung dengan sistem aplikasi milik Dishub Kota Malang.