Belum Digaji, Puluhan Pekerja Rusunawa Mogok
Cari Berita

Advertisement

Belum Digaji, Puluhan Pekerja Rusunawa Mogok

9 Jan 2019

Para Pekerja Bangunan Proyek Pembangunan Rusunawa ASN Kabupaten Malang Melakukan Aksi Mogok Kerja, Setelah Hampir 3 Pekan Tidak Menerima Upah Kerja / Foto : Ist.
Indikatormalang.com - Akibat beberapa pekan belum digaji, puluhan pekerja Rusunawa khusus ASN Kabupaten Malang sepakat untuk melakukan mogok kerja, Rabu (9/1/19).

Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi mogok kerja sudah berlangsung selama dua hari.

"Kami akan terus melakukan mogok, sampai hak kami dipenuhi," ungkap Jamali salah satu pekerja yang juga ikut mogok.

Menurutnya sudah hampir 4 pekan mereka belum menerima bayaran. Sebagian pekerja bahkan sudah menghubungi kontraktor tapi belum ada kejelasan.

Selain keterlambatan gaji, para pekerja juga mengeluhkan minimnya peralatan kerja dan keselamatan.

"Disini, hampir semuanya dilakukan manual. Sebagian besar peralatan kami beli sendiri. Sperti sepatu boot ini," ungkap Pras, yang hari itu bersama-sama rekannya melakukan mogok kerja.

Menurut Pras, bangunan setinggi itu paling tidak harus ada mesin crane.

"Kami ngangkut bahan bangunan ke lantai paling atas pakai tali. Ini sangat bersiko," pungkas Pras.

Untuk diketahui, rusunawa ini akan terdiri dari empat lantai dengan kapasitas 54 kamar. Rusunawa tersebut akan dibangun di lahan seluas 42 x 180 meter. Bangunan yang ditargetkan selesai akhir tahun ini akan memiliki luas sekitar 64 x 13,5 meter.

Rencananya Rusunawa yang dibangun dengan dana sekitar Rp 25 miliar ini diperuntukkan bagi ASN yang tak memiliki rumah. ASN yang memiliki rumah dengan jarak jauh juga bisa menyewa rusunawa tersebut. Bahkan, ASN dari pemerintah daerah (pemda) lain juga diperbolehkan menginap dengan tetap memberikan uang sewa.

Rusunawa akan dilengkapi dengan fasilitas dapur umum per lantai, ruang jemur dan ruang tamu. ASN yang menyewa setidaknya dapat merasakan kediaman rumah bertipe 36 di rusunawa tersebut.