Estetika Institute: Ada Kenaikan Jumlah Pelaku Korupsi Perempuan di Indonesia
Cari Berita

Advertisement

Estetika Institute: Ada Kenaikan Jumlah Pelaku Korupsi Perempuan di Indonesia

26 Des 2018

 Doc.Pribadi

Indikatormalang.com - Jumlah pelaku korupsi dari kalangan perempuan di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat. Peristiwa dianggap meberikan kesan bahwa korupsi kini bukan lagi hanya bisa dilakukan oleh lelaki saja.

Estetika Institute merespon persoalan tersebut mengadakan dialog akhir tahun dengan tema “ Perempuan Dalam Lingkaran Korupsi” bertempat di Aula Madya UIN Jakarta, Rabu (26/12). Para pembicara yang hadir di antaranya Sabir Laluhu (Jurnalis Koran Sindo), Siti Juliantari (Program Manager ICW), Jhudi Kristanti (Saya Perempuan Anti Korupsi).

Estetika Handayani Direktur Estetika Institute menunjukkan data ditemukan dalam kurun waktu tahun 2007-2014 saja setidaknya 29 perempuan terlibat dalam tindakan korupsi serta Pada tahun 2014 sampai 2017 saja, angka keterlibatan perempuan mengalami kenaikan yakni 49 orang. Padahal menurutnya, selama ini perempuan dipandang minim telibat dan relatif bersih karena ruang publik relatif cenderung dipenuhi dominasi kaum lelaki.

“Data tersebut setidaknya memberikan pesan keterliban  perempuan juga bisa menjadi objek dalam gratifikasi tindakan korupsi, bahkan bisa menjadi pelaku itu sendiri, kita harus berupaya di tahun 2019 mendatang persepsi korupsi oleh prempuan turun bahkan tidak terjadi lagi,” Ujar Estetika Handayani.

Estetika menambahkan memang perlu pendekatan baru dengan pendidikan dan kampanye publik luas mengenai gejala korupsi yang dilakukan oleh perempuan.
“Sederhanya yang membuat perempuan terlibat dalam kasus korupsi dipengaruhi oleh tiga faktor yakini pola kedudukan jabatan, kekuasaan, dan konsumsi gaya hidup, kita mesti galang kembali massifikasi pendidikan dan peran perempuan dalam keluarga,” tegas Estetika. [DR]