Mahsiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM Turun Jalan. Apa Isi Tuntutannya?
Cari Berita

Advertisement

Mahsiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM Turun Jalan. Apa Isi Tuntutannya?

27 Okt 2018

Aksi Massa BPSI UMM (Mulya.Pict)

Indikatormalang.com - Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah malang, (PBSI UMM)  melakukan aksi dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan sumpah pemuda. Mengawali aksi longmarch yang dimulai dari Jl. Semeru dan berakhir di Jl. Tugu,  ratusan mahasiswa membagikan bunga kepada pengguna jalan yang tengah melintas. Jumat (26/10/2018)

Mereka melakukan orasi didepan Balai Kota Malang, dalam orasinya salah seorang orator menyampaikan jika penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar itu sangat penting, karena Bahasa Indonesia merupakan  bahasa pemersatu.

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa PBSI UMM, menunjukan hasil survey terkait dengan penulisan identitas nama usaha di Malang Raya yang telah dilakukan, hasil survey diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sebagai masukan.

Mira Frasiska  menuturkan "jika survey penggunaan Bahasa Indonesia dilakukan beberapa minggu yang lalu, khususnya dengan penulisan identitas nama usaha di Wilayah Malang Raya, yang hasil survey itu berisi info penggunaan Bahasa Indonesia yang sedikit dipakai pada nama usaha, dan sebaliknya nama usaha lebih banyak menggunakan Bahasa asing" tandasnya.

Lebih lanjut Mira mengungkapkan jika kegiatan ini merupakan aksi bagaimana mencintai Bahasa Indonesia yang semakin kesini semakin tidak dibanggakan, selain aksi kami juga membagikan bunga kepada pengguna jalan, yang di bunga itu sudah ditempeli slogan yang salah satunya “Berkreasi, Berproduksi dan berinovassi tanpa batas dengan Bahasa Indonesia” Tutupnya.

“Adanya kegiatan ini kami mahasiswa Bahasa Indonesia mengharapkan pemerintah Kota Malang menerapkan dan membuat kebijakan terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di seluruh wilayah Malang.

Selain itu pemkot diharapkan mengadakan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat luas akan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia, terkhusus di lingkungan perusahaan instansi, dan tempat usaha,’ Ungkap Al-Amin Sholeh salah seorang mahasiswa PBSI asal Gresik.

Reporter: Sri Mulyani Mahasiswa PBSI UMM
Editor     : Damanhury Jab