Sidang Paripurna Perdana, DPRD Kota Malang Hujani Pemkot Dengan Interupsi
Cari Berita

Advertisement

Sidang Paripurna Perdana, DPRD Kota Malang Hujani Pemkot Dengan Interupsi

27 Sep 2018

Syasana Rapat Paripurna Anggota DPRD Kota Malang Bersama Pemkot Malang / Foto. Ist.
Indikatormalang.com - Interupsi pertama datang dari Lookh Makhfudz. Anggota dari Fraksi PAN tersebut mempertanyakan masalah Akses Giant di Sawojajar. Menurutnya akses tersebut telah membuat tidak nyaman para pengendara lalu lintas.

Selain itu, Fraksi PAN juga meminta pemerintah agar menjelaskan secara rinci terkait program pembenahan infrastruktur yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Sebab dalam draft Ranperda APBD Perubahan tahun anggaran 2018 tersebut tidak ada perincian yang jelas titik lokasi mana saja yang akan dibangun beserta detail anggarannya.

Berbeda dengan Fraksi PAN, Masduki anggota dari Fraksi Hanura - PKS mempertanyakan pengajuan anggaran dalam Ranper APBD Perubahan 2018 di satuan Satpol PP yang mencapai Rp 28, 7 miliar. Pertantanyaan yang sama juga datang dar Fraksi Demokrat.

"Bertambahnya anggaran tersebut karena program pengadaan mobil tangga kebakaran. Angka tersebut telah merujuk dalam E-Katalog pengadaan barang dan jasa. Sistem ini bahkan diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018," jawab Sutiaji, Walikota Malang menanggapi pertanyaan tersebut.

“Pemadam kebakaran sekarang berada di bawah kendali Satpol PP. Jadi kuasa pengguna anggaran ya di Satpol PP," tambah Sutiaji.

Selain itu, Masduki juga mempertanyakan masalah taksi online di Kota Malang. Pihaknya meminta solusi konkret untuk menjawab permasalahan transportasi online. Baginya pemkot selama ini hanya memberikan jawaban normatif tanpa ada kejelasan, akibatnya gesekan-gesekan di lapangan selalu terjadi.

“Segera Pemkot memberi soluai kongkret, Agar kesannya pemerintah tidak membiarkan permasalah tersebut,” pinta Masduki.

Untuk diketahui, interupsi terjadi usai jawaban Wali Kota Malang Sutiaji terhadap total 59 pandangan umum fraksi -fraksi itu tuntas dibacakan oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.