Pemkot Batu Dukung Pembangunan Museum HAM Omah Munir
Cari Berita

Advertisement

Pemkot Batu Dukung Pembangunan Museum HAM Omah Munir

29 Sep 2018

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko Bersama Istri Almarhum Munir, Suciwati Saat acara Konfrensi Pers Pelaksanaan Pembangunan Museum HAM Omah Munir / Foto: Ist.

Indikatormalang.com - Yayasan Museum HAM Omah Munir bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Malang menggelar Sayembara Desain Museum Hak Asasi Manusia (HAM) Omah Munir di Kota Batu.

Dipilihnya Kota Batu karena kota ini merupakan kota kelahiran Munir, seperti diungkapkan oleh Suciwati istri almarhum Munir sekaligus Ketua Yayasan Omah Munir dalam Konferensi Pers Sayembara Pra Desain Gedung Museum HAM Omah Munir, di Pendopo Balaikota Among Tani, Kamis (27/09).

Hadir dalan Kegiatan ini, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Suciwati istri Alm Munir, Khatab IAI Malang, serta wartawan media cetak dan elektronik.

Dukungan lahan dan pembiayaan pembangunan Gedung Museum HAM Omah Munir menjadikan museum ini sebagai Museum Negara di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Batu.

"Pembangunan museum ini akan melengkapi destinasi wisata yang ada saat ini, dan menjadikan museum sebagai magnet tersendiri yang akan menarik wisatawan Indonesia, bahkan mancanegara," terang Walikota Batu Dewanti Rumpoko

Sementara menurut Khatab dari IAI Malang, Museum HAM Omah Munir akan menjadi museum hak asasi manusia pertama yang ada di Asia Tenggara.

"Museum ini kedepannya akan menampilkan eksebisi tentang perjuangan HAM di Indonesia dan diisi dengan aktifitas program pendidikan HAM, melalui diskusi, lokakarya, penerbitan serta pelatihan dan kegiatan seni," tambah Khatab.

Sayembara telah diluncurkan IAI malang pada 24 September 2018 dan akan ditutup pada 10 November 2018. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 10 Desember 2018 bertepatan dengan upacara peletakan baru pertama Gedung Museum HAM Omah Munir di Batu.

Sayembara ini memperebutkan total hadiah senilai Rp. 220.000.000