Gelar Grebek Suro, Warga Desa Ngijo Arak 100 Tumpeng
Cari Berita

Advertisement

Gelar Grebek Suro, Warga Desa Ngijo Arak 100 Tumpeng

17 Sep 2018

Kepala Desa Ngijo Bersama Keluarga Saat Bersiap Memimpin Kirab Tumpeng Agung dan Kirab Budaya Selamatan Grebek Suro / Foto : Ferdy

Indikatormalang.com - Peringati Satu Suro, Desa Ngijo Karangploso Kabupaten Malang menggelar Kirab Tumpeng Agung dan Kirab Budaya Selamatan Grebek Suro, Minggu, (16/9/18).

Bagi warga Desa Ngijo, pelaksanaan kirab memiliki makna khusus. Kirab dilaksanakan sabagai bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa.

"Kegiatan satu suro dan peringatan tahun baru islam ini selalu kita peringati setiap tahun. Bersama-sama kita berdoa semoga apa yang menjadi keinginan kita selaku warga desa di ridloi oleh Allah SWT," ungkap Kepala Desa Ngijo, H. Mahdi Maulana.

Selain itu, pelaksanaan kirab yang sudah dilaksanakan sejak tujuh tahun lalu tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya warga desa setempat dalam memperingati hari ulang tahun islam.

"Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pelestarian budaya. Kami percaya, saat ini hanya budayalah yang bisa mempersatukan kami," tambah Mahdi.

Menurutnya, dengan banyaknya perbedaan dan keyakinan di tengah masyarakat saat ini, dengan melalui kegiatan budaya, maka perpecahan bisa dihindari serta bisa merekatkan persatuan bangsa dan negara.

Dalam kirab tersebut warga desa mengarak sebanyak 100 tumpeng. Arak-arakan dimulai dari Dusun Kendal Sari, melalui perumahan GPA, dan berahir di Petren Agung dusun Ngijo. Kirab budaya sendiri di ikuti oleh perwakilan dari 15 RW se-desa Ngijo.