Di Ngajum Mahasiswa Sulap Air Kelapa Jadi Nata De Coco
Cari Berita

Advertisement

Di Ngajum Mahasiswa Sulap Air Kelapa Jadi Nata De Coco

23 Jul 2018

Dock.Mulia

Indikatormalang.com- Ekonomi Kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi baru yang penuh kreatifitas dan ide yang berbeda dari biasanya, berbekal hal inilah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Malang (KKN 91 UMM) Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan,  mengadakan pelatihan Ekonomi Kreatif Berbahan dasar Air Kelapa menjadi Nata De Coco Minggu di Balai Dusun Jatisari Desa Ngajum. Senin, (23/7/2018)

Pelatihan pembuatan Nata De Coco Diikuti oleh Ibu-ibu perwakilan dari masing-masing Rukun Warga (RW), selain pelatihan, peserta juga langsung praktik di tempat dengan pemateri yang sudah berpengalaman di bidangnya. Menurut salah seorang peserta, Tri Indayati  mengatakan bahwa kegiatan pelatihan sangat menyenangkan, dengan hadirnya pelatihan ekonomi kreatif menambah perekonomian masyarakat di desa.

“Pelatihan semacam ini sangat menyenangkan sekali, karena kami sangat membutuhkannya, disamping untuk menambah ekonomi, hadirnya kegiatan pelatihan tentu menambah pengetahuan baru juga, harapanya kedepan untuk kemajuan di desa kami, InsyaAlloh akan membuat produk ini (Nata De Coco), Karena pembuatanya juga tidak membutuhkan peralatan yang sulit.” Ungkapnya

Nicky Pusan selaku ketua pelaksana dan anggota dari Divisi Ekonomi dan Kewirausahaan mengatakan jika kegiatan Pelatihan Ekonomi Kreatif, pembuatan Nata De Coco bertujuan untuk meningkatkan ekonomi kreatif, agar masyarakat khususnya Desa Ngajum Jatisari, mampu mengolah produk yang memberikan manfaat, selain itu lebih lanjut Mahasiswa program studi Ekonomi pembangunan ini menuturkan jika Nata De Coco itu baik untuk di konsumsi, karena didalamnya kaya akan serat yang bermanfaat untuk pencernaan.

Hal senada juga diungkapkan Wardi dalam materinya jika Nata De Coco banyak manfaat salah satunya bermanfaat untuk pencernaan, selain itu Nata De Coco tanpa pengawet akan bertahan 3 Minggu,  warna Nata De Coco yang baik untuk di konsumsi adalah warna putih gelap, sedangkan jika sangat putih itu sudah bercampur dengan bahan kimia seperti pemutih dan sangat berbahaya.

 “Pelatihan ekonomi kreatif sebagai peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat desa, karena di Ngajum sendiri banyak potensi sumber daya alam, seperti kelapa yang kurang dimanfaatkan dengan baik, dan  untuk meningkatkan daya jual dari kelapa itu sendiri, harapan kedepanya, saya dan teman-teman KKN 91 dengan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Tinuk Dwi  ingin menyadarkan masyarakat sini, bahwa kelapa bisa diolah tidak hanya dijual mentahan saja, bisa dimanfaatkan dalam peningkatan taraf hidup masyarakat salah satunya dengan pembuatan Nata De Coco ini.” Ungkap Fanny Ramdhani,  selaku kordinator desa.

Reporter: Mulia