WHO; Kecanduan Game Merupakan Penyakit Mental
Cari Berita

Advertisement

WHO; Kecanduan Game Merupakan Penyakit Mental

20 Jun 2018

Indikatormalang.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan kecanduan game (game disorder) sebagai penyakit gangguan mental. WHO menambahkan kecanduan game ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD). ICD sendiri merupakan sistem yang berisi daftar sejumlah penyakit berikut gejala, tanda, dan penyebab yang dikeluarkan WHO, Senin (18/6/18).  WHO memasukkannya  kecanduan game  ke dalam daftar "disorders due to addictive behavior" atau penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan atau kecanduan.   Dirangkum Science Alert via Kompas.com, Selasa (19/6/18), kecanduan game bisa disebut penyakit bila memenuhi tiga hal.  Pertama, seseorang tidak bisa mengendalikan kebiasaan bermain game. Kedua, seseorang mulai memprioritaskan game di atas kegiatan lain. Ketiga, seseorang terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.  WHO memberikan catatan, ketiga hal ini harus terjadi atau terlihat selama satu tahun sebelum diagnosis dibuat.   Menurut WHO, yang dimaksud  permainan di sini mencakup berbagai jenis permainan yang dimainkan seorang diri atau bersama orang lain, baik itu online maupun offline. Walaupun demikian, bukan berarti semua jenis permainan bersifat adiktif dan dapat menyebabkan gangguan.  WHO menambahkan, bermain game bisa disebut sebagai gangguan mental apabila permainan itu mengganggu atau merusak kehidupan pribadi, keluarga, sosial, pekerjaan, dan pendidikan.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) Resmi Memasukkan Kecanduan Game Sebai Penyakit Gangguan Mental / Gambar : WHO
Indikatormalang.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan kecanduan game (game disorder) sebagai penyakit gangguan mental. WHO menambahkan kecanduan game ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD). ICD sendiri merupakan sistem yang berisi daftar sejumlah penyakit berikut gejala, tanda, dan penyebab yang dikeluarkan WHO, Senin (18/6/18).

WHO memasukkannya kecanduan game ke dalam daftar "disorders due to addictive behavior" atau penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan atau kecanduan.

Dirangkum Science Alert via Kompas.com, Selasa (19/6/18), kecanduan game bisa disebut penyakit bila memenuhi tiga hal. Pertama, seseorang tidak bisa mengendalikan kebiasaan bermain game. Kedua, seseorang mulai memprioritaskan game di atas kegiatan lain. Ketiga, seseorang terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.



WHO memberikan catatan, ketiga hal ini harus terjadi atau terlihat selama satu tahun sebelum diagnosis dibuat.

Menurut WHO, yang dimaksud permainan di sini mencakup berbagai jenis permainan yang dimainkan seorang diri atau bersama orang lain, baik itu online maupun offline. Walaupun demikian, bukan berarti semua jenis permainan bersifat adiktif dan dapat menyebabkan gangguan.

WHO menambahkan, bermain game bisa disebut sebagai gangguan mental apabila permainan itu mengganggu atau merusak kehidupan pribadi, keluarga, sosial, pekerjaan, dan pendidikan.