Semakin Murah, PT Kereta Api Indonesia akan Berlakukan Tarif Parsial
Cari Berita

Advertisement

Semakin Murah, PT Kereta Api Indonesia akan Berlakukan Tarif Parsial

24 Jun 2018

Indikatormalang.com - Terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 31 tahun 2018 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor 113 Tahun 2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO).  PT Kereta Api Indonesia akan memberlakukan tarif baru. Pemberlakuan akan di mulai per 1 Juli 2018. Penumpang dikenakan tarif parsial, dimana penumpang akan dikenakan tarif sesuai dengan jarak yang ditempuhnya. Tarif ini berlaku bagi para pengguna jasa kereta api ekonomi jarak sedang dan jauh bersubsidi.  Menurut  Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, sebelumnya PT Kereta Api Indonesia nengenakan Tarif rata. Misalnya, perjalanan dengan KA Logawa dari Stasiun Purwokerto ke Stasiun Surabaya Gubeng, sebelum 1 Juli 2018 tarifnya Rp Rp74.000. Setelah per 1 Juli 2018, penumpang hanya membayar Rp 70.000.  "Jarak antara Stasiun Purwokerto  ke Stasiun Surabaya Gubeng kurang dari 502 km. Dan jaraknya hanya 475 km, sehingga sesuai Permenhub baru tarifnya Rp 70.000," terang Gatut.  Tarif parsial juga berlaku untuk KA ekonomi lainnya seperti KA Tawangalun. Jika jarak lebih dari 235 km maka yang dikenakan sebesar Rp 62.000. Sedangkan jarak kurang dari 235 km diberlakukan tarif parsial sebesar Rp 58.000.  Jalur yang lain juga mengalami penyesuaian, seperti dari Purwokerto - Surabaya Gubeng, Jember - Surabaya Gubeng, Kicara Condong - Lempunyangan, Surabayagubeng - Banyuwangi, kemudian Surabayagubeng - Pasar Senin, Malang - Pasar Senin, Malang - Banyuwangi, Banyuwangi - Probolinggo - Surabayagubeng dan Surabaya - Pasar Turi - Senin - Ancol.
Ilustrasi, Kereta Api Indonesia / Foto : IndExpat
Indikatormalang.com - Terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 31 tahun 2018 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor 113 Tahun 2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO).

PT Kereta Api Indonesia akan memberlakukan tarif baru. Pemberlakuan akan di mulai per 1 Juli 2018. Penumpang dikenakan tarif parsial, dimana penumpang akan dikenakan tarif sesuai dengan jarak yang ditempuhnya. Tarif ini berlaku bagi para pengguna jasa kereta api ekonomi jarak sedang dan jauh bersubsidi.

"Penyesuaian tarif ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk bepergian menggunakan KA ekonomi bersubsidi dengan pelayanan yang sama, tanpa dikurangi," ungkap menajer Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko.

Sebelumnya PT Kereta Api Indonesia nengenakan Tarif rata. Misalnya, perjalanan dengan KA Logawa dari Stasiun Purwokerto ke Stasiun Surabaya Gubeng, sebelum 1 Juli 2018 tarifnya Rp Rp74.000. Setelah per 1 Juli 2018, penumpang hanya membayar Rp 70.000.

"Jarak antara Stasiun Purwokerto  ke Stasiun Surabaya Gubeng kurang dari 502 km. Dan jaraknya hanya 475 km, sehingga sesuai Permenhub baru tarifnya Rp 70.000," terang Gatut.

Tarif parsial juga berlaku untuk KA ekonomi lainnya seperti KA Tawangalun. Jika jarak lebih dari 235 km maka yang dikenakan sebesar Rp 62.000. Sedangkan jarak kurang dari 235 km diberlakukan tarif parsial sebesar Rp 58.000.

Jalur yang lain juga mengalami penyesuaian, seperti dari Purwokerto - Surabaya Gubeng, Jember - Surabaya Gubeng, Kicara Condong - Lempunyangan, Surabayagubeng - Banyuwangi, kemudian Surabayagubeng - Pasar Senin, Malang - Pasar Senin, Malang - Banyuwangi, Banyuwangi - Probolinggo - Surabayagubeng dan Surabaya - Pasar Turi - Senin - Ancol.