Sedang Transaksi, Seorang Model ditangkap Bersama Sang Mucikari
Cari Berita

Advertisement

Sedang Transaksi, Seorang Model ditangkap Bersama Sang Mucikari

3 Jun 2018

Indikatormalang.com - Seorang model berinisial V (20) dan seorang pemuda berinisial NS (21) yang bertindak sebagai mucikari ditangkap Polisi saat sedang bertransaksi dengan pelanggannya disebuah hotel di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Malang.     Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, usai ditangkap Keduanya pun langsung digelandang ke Polres Kota Malang, Sabtu (2/6/18).    Penangkapan terhapap kedua pelaku prostitusi tersebut terjadi saat pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2018.    "Satu kasus prostitusi, kami ungkap dalam Operasi Pekat Semeru 2018. Satu mucikari dan satu PSK yang mengaku sebagai model," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri.    Berawal dari informasi masyarakat dan kecurigaan aparat kepolisian. Aparat kemudian melakukan penyelidikan. Setelah mendapat nomor kontak sang mucikari, aparat kemudian melakukan pengintaian. Aparat mencoba menghubungi sang mucikari untuk memancing sang mucikari melakukan transaksi.    Dalam aksinya, sang mucikari menawarkan V dengan tarif Rp 2 juta untuk sekali main.     "Dari Rp 2 juta tersebut, sang mucikari mendapat uang sebesar Rp 500 ribu. Dan sisanya Rp 1,5 juta untuk penjaja seksnya," beber AKBP Asfuri, Kapolres Malang Kota.      Dari hasil pemeriksaan, NS mengaku telah tiga kali melakukan transaksi dengan tiga pelanggan yang berbeda. V mengaku menjadi mucikarinya baru dua kali. Selain itu NS juga mengaku, jika dirinya hanya membantu menawarkan atas permintaan V sendiri. NS sendiri sehari-harinya menjadi pekerja swasta. NS menawarkan V melalui sosial media, kepada orang-orang yang membutuhkannya.     Sementara V diketahui bukan asli warga malang tetapi dari semarang yang bekerja di Kota Malang.    "V bukan asli warga Malang, Ia sendiri sebenarnya adalah karyawan swasta. Untuk asal V dari Semarang, disini dia kos," tambahnya.
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SH.MH bersama Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni Saat Press Rilis Hasil Operasi Pekat Semeru 2018/ Foto: Ist.
Indikatormalang.com - Seorang model berinisial V (20) dan seorang pemuda berinisial NS (21) yang bertindak sebagai mucikari ditangkap Polisi saat sedang bertransaksi dengan pelanggannya disebuah hotel di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Malang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, usai ditangkap Keduanya pun langsung digelandang ke Polres Kota Malang, Sabtu (2/6/18).

Penangkapan terhapap kedua pelaku prostitusi tersebut terjadi saat pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2018.

"Satu kasus prostitusi, kami ungkap dalam Operasi Pekat Semeru 2018. Satu mucikari dan satu PSK yang mengaku sebagai model," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri.

Berawal dari informasi masyarakat dan kecurigaan aparat kepolisian. Aparat kemudian melakukan penyelidikan. Setelah mendapat nomor kontak sang mucikari, aparat kemudian melakukan pengintaian. Aparat mencoba menghubungi sang mucikari untuk memancing sang mucikari melakukan transaksi.

Dalam aksinya, sang mucikari menawarkan V dengan tarif Rp 2 juta untuk sekali main.

"Dari Rp 2 juta tersebut, sang mucikari mendapat uang sebesar Rp 500 ribu. Dan sisanya Rp 1,5 juta untuk penjaja seksnya," beber AKBP Asfuri, Kapolres Malang Kota. 

Dari hasil pemeriksaan, NS mengaku telah tiga kali melakukan transaksi dengan tiga pelanggan yang berbeda. V mengaku menjadi mucikarinya baru dua kali. Selain itu NS juga mengaku, jika dirinya hanya membantu menawarkan atas permintaan V sendiri. NS sendiri sehari-harinya menjadi pekerja swasta. NS menawarkan V melalui sosial media, kepada orang-orang yang membutuhkannya.

Sementara V diketahui bukan asli warga malang tetapi dari semarang yang bekerja di Kota Malang.

"V bukan asli warga Malang, Ia sendiri sebenarnya adalah karyawan swasta. Untuk asal V dari Semarang, disini dia kos," tambahnya.