Operasi Pekat Semeru 2018 Polres Kota Malang Usai, Ini Hasilnya
Cari Berita

Advertisement

Operasi Pekat Semeru 2018 Polres Kota Malang Usai, Ini Hasilnya

3 Jun 2018

Indikatormalang.com - Operasi Pekat Semeru 2018 yang digelar oleh Polres Kota Malang telah Usai. Dalam Operasi yang berlangsung selama 12 hari terhitung sejak tanggal 21 Mei – 1 Juni 2018 itu, Polres Kota Malang berhasil menindak  sebanyak 137 kasus.  Dari rilis yang disampaikan oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, diketahui bahwa sebanyak  69 kasus merupakan tindakan premanisme, 53 kasus miras, 13 kasus narkoba, 1 kasus judi, dan 1 kasus kegiatan prostitusi.  Dari 5 kecamatan yang ada di Kota Malang, sebanyak 3 Kecamatan merupakan penyumbang kasus paling banyak,  yakni Kecamatan Lowokwaru, Klojen dan Kedung Kandang.  Sepanjang operasi tersebut, petugas telah menyita sejumlah barang bukti, diantaranya ganja sebanyak 83 gram, sabu-sabu 19,62 gram, miras 890 botol dan 25 butir pil koplo.  Polres Kota Malang memastikan akan terus melakukan penegakan hukum untuk menjamin keamanan dan ketertiban Kota Malang walaupun operasi Pekat Semeru 2018 telah berahir.  “Walaupun Operasi Pekat Semeru 2018 ini telah berakhir, kami akan tetap terus menggelar razia. Tujuannya agar Kota Malang tetap kondusif dan aman” ungkap AKBP Asfuri kepada sejumlah awak media saat press rilis.
Sejumlah Tersangka dan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Semeru 2018 Polres Kota Malang ditampilkan di Halamam Polres Saat Press Rilis / Foto: Ist.
Indikatormalang.com - Operasi Pekat Semeru 2018 yang digelar oleh Polres Kota Malang telah Usai. Dalam Operasi yang berlangsung selama 12 hari terhitung sejak tanggal 21 Mei – 1 Juni 2018 itu, Polres Kota Malang berhasil menindak sebanyak 137 kasus.

Dari rilis yang disampaikan oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, diketahui bahwa sebanyak 69 kasus merupakan tindakan premanisme, 53 kasus miras, 13 kasus narkoba, 1 kasus judi, dan 1 kasus kegiatan prostitusi.

Dari 5 kecamatan yang ada di Kota Malang, sebanyak 3 Kecamatan merupakan penyumbang kasus paling banyak, yakni Kecamatan Lowokwaru, Klojen dan Kedung Kandang.

Selain itu, sepanjang pelaksanaan operasi tersebut, petugas telah menyita sejumlah barang bukti, diantaranya ganja sebanyak 83 gram, sabu-sabu 19,62 gram, miras 890 botol dan 25 butir pil koplo.

Polres Kota Malang memastikan akan terus melakukan penegakan hukum untuk menjamin keamanan dan ketertiban Kota Malang walaupun operasi Pekat Semeru 2018 telah berahir.

“Walaupun Operasi Pekat Semeru 2018 ini telah berakhir, kami akan tetap terus menggelar razia. Tujuannya agar Kota Malang tetap kondusif dan aman” ungkap AKBP Asfuri kepada sejumlah awak media saat press rilis.