Kunjungi Kelurahan Sisir, Mahasiswa Administrasi Negara Unitri Belajar Proses Kebijakan Publik.
Cari Berita

Advertisement

Kunjungi Kelurahan Sisir, Mahasiswa Administrasi Negara Unitri Belajar Proses Kebijakan Publik.

4 Jun 2018

Indikatormalang.com - Sebanyak 40 mahasiswa  bersama 2 dosen dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Tribhuwana Tunggadewi berkunjung ke Kelurahan Sisir, Kota Batu, Senin (2/6/18).  Kunjungan tersebut dalam rangka kunjungan lapangan terkait praktek-praktek pembuatan Kebijakan Publik. Dengan kunjungan tersebut harapannya mahasiswa belajar langsung proses-proses penyusunan kebijakan publik dari sumbernya, baik itu dari sisi sosiologis, psikologis, antropologis, maupun politis.  "Kami sengaja mengajak mahasiswa  ke sini (Kelurahan Sisir, red.) untuk belajar langsung. Saya melihat, ini tempat yang tepat untuk belajar tentang kabijakan Publik" ungkap bapak Ignas, salah satu dosen pendamping dalam kunjungan tersebut.  Menurutnya, pemilihan kelurahan Sisir sebagai tempat praktek merupakan pilihan yang logis, mengingat Kelurahan Sisir sudah melahirkan kebijakan yang inovatif sehingga perlu direplikasi oleh mahasiswa. Salah satunya adalah Smart Sisir.  "Smart Sisir merupakan pengembangan dari konsep Smart City, namun lebih menekankan pada sisi SDM nya. Kemudian Smart City ini dikombinasikan dengan program Kelurahan Tangguh dan Kelurahan Siaga" urai Lurah Sisir, Dian Fachroni.  Walaupun menurut Dian Fachroni, kadang-kadang masih banyak yang terjebak dengan pemahaman Smart City sebagai hal yang serba digital dan teknologi mutahir. Menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa esensi dari Smart City adalah Sumber Daya Manusia.  "Berangkat dari Smart City, intinya Smart Sisir adalah menyiapkan SDM yang siap dan ahli yang berasal dari masyarakat Sisir sendiri dalam menghadapi bencana, baik itu bencana Sosial maupun bencana alam," tambah Dian Fachroni.  Dalam prakteknya Smart Sisir adalah kegotongroyongan dan kesukarelawanan yang melibatkan seluruh potensi Kelurahan Sisir.  Untuk diketahui Smart Sisir direncanakan mulai tahun 2015, sedangkan pelaksanaannya mulai tahun 2016 hingga sekarang.  Smart Sisir merupakan bentuk pengejawantahan dari Visi Sisir Gemilang, yani Kelurahan yang nyaman, aman, tangguh, dan berdaya.
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Konsentrasi Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi berfoto bersama dengan Lurah Sisir / Foto : Dhoif
Indikatormalang.com - Sebanyak 40 mahasiswa bersama 2 dosen dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi berkunjung ke Kelurahan Sisir, Kota Batu, Senin (2/6/18).

Kunjungan tersebut dalam rangka kunjungan lapangan terkait praktek-praktek pembuatan Kebijakan Publik. Dengan kunjungan tersebut harapannya mahasiswa belajar langsung proses-proses penyusunan kebijakan publik dari sumbernya, baik itu dari sisi sosiologis, psikologis, antropologis, maupun politis.

"Kami sengaja mengajak mahasiswa ke sini (Kelurahan Sisir, red.) untuk belajar langsung. Saya melihat, ini tempat yang tepat untuk belajar tentang kabijakan Publik" ungkap Ignatius Adiwidjaja, salah satu dosen pendamping dalam kunjungan tersebut.

Menurutnya, pemilihan kelurahan Sisir sebagai tempat praktek merupakan pilihan yang logis, mengingat Kelurahan Sisir sudah melahirkan kebijakan yang inovatif sehingga perlu direplikasi oleh mahasiswa. Salah satunya adalah Smart Sisir.

"Smart Sisir merupakan pengembangan dari konsep Smart City, namun lebih menekankan pada sisi SDM nya. Kemudian Smart City ini dikombinasikan dengan program Kelurahan Tangguh dan Kelurahan Siaga" urai Lurah Sisir, Dian Fachroni.

Walaupun menurut Dian Fachroni, kadang-kadang masih banyak yang terjebak dengan pemahaman Smart City sebagai hal yang serba digital dan teknologi mutahir. Menurutnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa esensi dari Smart City adalah Sumber Daya Manusia.

"Berangkat dari Smart City, intinya Smart Sisir adalah menyiapkan SDM yang siap dan ahli yang berasal dari masyarakat Sisir sendiri dalam menghadapi bencana, baik itu bencana Sosial maupun bencana alam," tambah Dian Fachroni.

Dalam prakteknya Smart Sisir adalah kegotongroyongan dan kesukarelawanan yang melibatkan seluruh potensi Kelurahan Sisir.

Untuk diketahui Smart Sisir direncanakan mulai tahun 2015, sedangkan pelaksanaannya mulai tahun 2016 hingga sekarang. Smart Sisir merupakan bentuk pengejawantahan dari Visi Sisir Gemilang, yani Kelurahan yang nyaman, aman, tangguh, dan berdaya.