1001 Takjil dari Angkot Baca untuk Masyarakat Malang
Cari Berita

Advertisement

1001 Takjil dari Angkot Baca untuk Masyarakat Malang

6 Jun 2018


(Dock. Mager) Komunitas Angkot Baca Berpose bersama
Indikatormalang.com - Relawan penggerak Angkot baca yang tergabung dalam komunitas mahasiswa penggerak menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil untuk masyarakat kota Malang. Komunitas yang bergerak diranah literasi kerakyatan ini mengadakan Kegiatan dengan tajuk "1001 takjil dari angkot baca untuk masyarakat malang" di gelar di depan Stasiun Kota baru Malang. Selasa, (5/6/2018).

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan kedua yang sebelumnya di sebar ratusan takjil di berbagai Rute yakni Landungsari sampai Gadang dan Arjosari sampai gadang dengan menggunakan angkot sebagai sarananya. 

"Kegiatan yang kedua ini di kemas berbeda dengan sebelumnya (pertama) tutur Dian Fairuza Salah satu anggota Komunitas Mahasiswa Penggerak. Pada momen Ramadan kita kembali melakukan kegiatan serupa, bedanya sekarang kita membuat stan di depan Stasiun Kota Baru Malang, sebelumnya kita keliling dengan menggunakan angkot baca" tuturnya kepada Indikatormalang.  

Dian menyatakan, "Banyak dari mereka yang merasa terbantu Dengan adanya pembagian takjil ini, terutama pengguna angkutan umum yang belum sempat mereka menyiapkan makanan untuk berbuka Karena ada didalam angkot, bagi pengendara motor mereka sangat bersyukur karena di tengah kemacetan kota mereka masih bisa mendapatkan takjil Secara gratis"

Menurut Pak Ramliyanto salahsatu Donatur dalam aksi ini ketika ditemui di kediamnya, beliau mengatakan bahwa "Saya senang dengan program yang diadakan oleh teman - teman Komuniats MAGER hal ini sangat Kreatif dan bermanfaat. Intinya, kegiatan yang dilaksanakan ini langsung bersentuhan dengan masyarakat yang membutuhkan". Pungkas orang dermawan tersebut.

Sementara itu Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Penggerak (MAGER) Nurul firdaus menyatakan, Ada 4 misi yang akan kita laksanakan pada hari ini. pertama adalah menumbuhkan jiwa peduli terhadap sesama manusia khususnya bagi mahasiswa dan bapak supir angkot, kedua, mengkampanyekan budaya literasi dimasyarakat umum melalui Budaya membaca dimanapun dan kapanpun meskipun didalam angkot, ketiga, kami ingin mengkampanyekan gerakan kembali ke angkot karena bagi saya faktor utama kemacetan di kota malang adalah karena kurang sadar nya masyarakat terhadap keberadaan angkutan umum" Tutur Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang ini". 

Firdaus menambahkan, " mereka memilih menggunakan kendaraan pribadi yang akan berdampak pada bertambahnya jumlah kendaraan di jalanan, dan ini adalah salah satu ajang kami mmempererat kekeluargaan antara internal relawan baik pak supir maupun mahasiswa" tuturnya kepada Indikatormalang. 

Sumber Dana Kegiatan 1001 takjil tersebut merupakan hasil yang di kumpulkan dari swadaya anggota dan donatur yang di siapkan untuk dibagikan langsung ke masyarakat umum, terutama bapak- bapak tukang parkir, penarik becak, supir angkot lainnya beserta penumpang nya beserta dan masyarakat malang secara umum, dan dalam takjil terdapat stiker yang berisi kampanye tentang budaya literasi dan gerakan kembali ke angkutan umum, takjil diserahkan langsung oleh bapak angkot beserta mahasiswa, yang tergabung dalam komunitas mahasiswa penggerak, Setelah pasca kegiatan tersebut dilanjutkan dengan buka bersama di emperan jalan bersama para supir. Kegiatan di tutup dengan penyerahan bingkisan berupa sembako untuk bapak relawan penggerak dan kegiatan diskusi internal relawan angkot baca. 

Kegiatan tersebut di Dukung oleh ikatan mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Raushan Fikr FKIP UMM yang bersemangatkan amal ilmiah dan ilmu Amaliah.



Reporter: Ode