Tidak Terbukti, Warga yang Diduga Jaringan Teroris Dilepas
Cari Berita

Advertisement

Tidak Terbukti, Warga yang Diduga Jaringan Teroris Dilepas

15 Mei 2018

Indikatormalang.com -  Pasca penggledahan yang dilakukan oleh polisi di salah satu rumah warga di Jalan Kapi Sraba XI, Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang, kedua penghuni rumah yakni Arifin dan Siti Rohaida yang sebelumnya di duga terlibat dalam jaringan tetoris Surabaya ahirnya dilepas oleh aparat Polisi karena tidak terbukti, Senin (14/518).  Sebelumnya, pasca dilakukan penggledahan, petugas kepolisian menyegel rumah milik Arifin dan Siti Rohaida. Namun, menurut kesaksiaan beberapa warga swkitar, menjelang tengah malam, garis polisi sudah dilepas dan penghuni sudah berada di rumahnya.  “Infonya mereka tidak terbukti terlibat, hanya menjalani proses pemeriksaan saja” terang salah satu tetangga terduga yabg tidak mau disebutkan namanya.  Saat ditanya lebih lanjut tentang kesehariam kedua terduga,  mereka  hidup normal sepertia biasanya, ramah dan tidak ada masalah dengan warga sekitar.   Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Malang terkait operasi penggledahan tersebut. Menurut beberapa sumber dari pihak internal aparat penegak hukum, kasus tersebut langsung ditangani oleh Polda Jatim.
Polisi Memasang Garis Polisi di sekitar Salah Satu  Rumah Warga yang Diduga Terlibat dalam Jaringan Teror Surabaya
Indikatormalang.com - Pasca penggledahan yang dilakukan oleh polisi di salah satu rumah warga di Jalan Kapi Sraba XI, Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang, kedua penghuni rumah yakni Arifin dan Siti Rohaida yang sebelumnya di duga terlibat dalam jaringan tetoris Surabaya ahirnya dilepas oleh aparat Polisi karena tidak terbukti, Senin (14/518).

Sebelumnya, pasca dilakukan penggledahan, petugas kepolisian menyegel rumah milik Arifin dan Siti Rohaida. Namun, menurut kesaksiaan beberapa warga swkitar, menjelang tengah malam, garis polisi sudah dilepas dan penghuni sudah berada di rumahnya.

“Infonya mereka tidak terbukti terlibat, hanya menjalani proses pemeriksaan saja” terang salah satu tetangga terduga yabg tidak mau disebutkan namanya.

Saat ditanya lebih lanjut tentang kesehariam kedua terduga, mereka hidup normal sepertia biasanya, ramah dan tidak ada masalah dengan warga sekitar.

Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Malang terkait operasi penggledahan tersebut.

Menurut beberapa sumber dari pihak internal aparat penegak hukum, kasus tersebut saat itu langsung ditangani oleh Polda Jatim.