Tidak Diketahui Sebabnya, Ribuan Ikan Mati Mendadak
Cari Berita

Advertisement

Tidak Diketahui Sebabnya, Ribuan Ikan Mati Mendadak

30 Mei 2018

ndikatormalang.com - Warga sekitar rawa Klampok Srengseng Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang mendadak heboh. Pasalnya ribuan ikan jenis Nila dan Mujaer tiba-tiba mati tanpa diketahui sebabnya, Selasa (29/5/18).  Menurut Sriadi salah satu aparat desa Srengseng, Kejadian matinya ikan itu sudah berlangsung selama empat hari terakhir. Akibat kejadian itu, suasana lingkungan menjadi tidak nyaman. Bangkai ikan yang bertebaran di atas rawa mengeluarkan aroma tidak sedap.  “Warga ahirnya berinisiatif untuk membersikan sendiri bangkai ikan tersebut" terang Sriadi.  "Ikan yang banyak mati adalah Jenis mujaer dan nila,” tambah Sriadi.  Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab kematian ikan-ikan tersebut. Dugaan sementara  warga setempat, ikan tersebut mati akibat pestisida yang digunakan petani. Pestisida diduga berasal dari area persawahan yang berada di atas  kawasan Rawa Klampok.  Berkaitan dengan peristiwa tersebut hingga kini belum ada laporan resmi dari pihat terkait seperti Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang. Jika peristiwa tersebut belum diketahui penyebanya dan tidak segera diatasi, dikwatirkan akan berdampak pada budidaya  ikan di Bendungan Karangkates. Seperti diketahui, aliran air dari Rawa Klampok juga mengalir ke Sungai Brantas yang berahir di Waduk Karangkates.
Ribuan Ikan yang Berada di Rawa Klampok, Tanpa Diketahui Sebabnya Tiba-tiba Mati Mendadak / Foto : Ist.
Indikatormalang.com - Warga sekitar rawa Klampok Srengseng Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang mendadak heboh. Pasalnya ribuan ikan jenis Nila dan Mujaer tiba-tiba mati tanpa diketahui sebabnya, Selasa (29/5/18).

Menurut Sriadi salah satu aparat desa Srengseng, Kejadian matinya ikan itu sudah berlangsung selama empat hari terakhir. Akibat kejadian itu, suasana lingkungan menjadi tidak nyaman. Bangkai ikan yang bertebaran di atas rawa mengeluarkan aroma tidak sedap.

"Warga ahirnya berinisiatif untuk membersikan sendiri bangkai ikan tersebut" terang Sriadi.

"Ikan yang banyak mati adalah Jenis mujaer dan nila,” tambah Sriadi.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab kematian ikan-ikan tersebut. Dugaan sementara warga setempat, ikan tersebut mati akibat pestisida yang digunakan petani. Pestisida diduga berasal dari area persawahan yang berada di atas kawasan Rawa Klampok.

Berkaitan dengan peristiwa tersebut hingga kini belum ada laporan resmi dari pihak terkait seperti Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang.

Jika peristiwa tersebut belum diketahui penyebanya dan tidak segera diatasi, dikwatirkan akan berdampak pada budidaya ikan di Bendungan Karangkates. Seperti diketahui, aliran air dari Rawa Klampok juga mengalir ke Sungai Brantas yang berahir di Waduk Karangkates.