Saber Pungli Tuntut Pemkot Batu Lindungi Lingkungan
Cari Berita

Advertisement

Saber Pungli Tuntut Pemkot Batu Lindungi Lingkungan

21 Mei 2018

Indikatormalang.com - Komunitas Sapu Bersih Pungut Nyemplung Kali (Saber Pungli) Kota Batu desak Pemerintah Kota Batu mengeluarkan kebijakan khusus terkait pelestarian lingkungan.  Hal tersebut disuarakan saat sore hari menjelang buka puasa ketika menggelar kampanye dan deklarasi agar membuang sampah pada tempatnya, di Alun-Alun Kota Batu, Minggu (20/5/18).  Aksi yang dilakukan dengan cara membagi-bagikan stiker yang bertuliskan ajakan untuk tidak membuang sampah dan limbah ke dalam sungai cukup menarik.  Sebanyak 200 tas dan stiker dibagi-bagikan kepada pengunjung Alun-Alun Batu. Uniknya mereka membagikan tas yang terbuat dari kertas. Di dalam tas tersebut berisi beberapa biji buah jeruk yang bisa digunakan untuk berbuka puasa.   "Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman dari Saber Pungli. Keberadaan sampah di beberapa sungai di Kota Batu sudah cukup mengkwatirkan" ungkap Ali Hisyam warga kelurahan Temas yang sore itu sedang mengunjungi alun-alun Batu berasama anaknya.  "Berawal dari keresahan terhadap kondisi Sungai, kami berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melindungi lingkungan dari paparan sampah maupun limbah" ungkap Fifi salah satu relawan yang saat itu turut berkampanye.  Menurut Salma, Ketua Forum Komunikasi Batu Sehat (FKBS), salah satu elemen dari komunitas Saber Pungli, kegitan kampanye tersebut merupakan kegiatan yang ke 35 kalinya.   "Kami percaya bahwa perubahan itu harus diawali dari masyarakat. Memang agak sulit, asal konsisten masyarakat akan berubah" urai Salma.
Salah Satu Bentuk Kampanye yang Dilakukan Oleh Komunitas Saber Pungli Kota Batu / Foto: LocalGuideConnect
Indikatormalang.com - Komunitas Sapu Bersih Pungut Nyemplung Kali (Saber Pungli) Kota Batu desak Pemerintah Kota Batu mengeluarkan kebijakan khusus terkait pelestarian lingkungan.

Hal tersebut disuarakan saat sore hari menjelang buka puasa ketika menggelar kampanye dan deklarasi agar membuang sampah pada tempatnya, di Alun-Alun Kota Batu, Minggu (20/5/18).

Aksi yang dilakukan dengan cara membagi-bagikan stiker yang bertuliskan ajakan untuk tidak membuang sampah dan limbah ke dalam sungai cukup menarik. Sebanyak 200 tas dan stiker dibagi-bagikan kepada pengunjung Alun-Alun Batu. Uniknya mereka membagikan tas yang terbuat dari kertas. Di dalam tas tersebut berisi beberapa biji buah jeruk yang bisa digunakan untuk berbuka puasa.

"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman dari Saber Pungli. Keberadaan sampah di beberapa sungai di Kota Batu sudah cukup mengkwatirkan" ungkap Ali Hisyam warga kelurahan Temas yang sore itu sedang mengunjungi alun-alun Batu berasama anaknya.

"Berawal dari keresahan terhadap kondisi Sungai, kami berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melindungi lingkungan dari paparan sampah maupun limbah" ungkap Fifi salah satu relawan yang saat itu turut berkampanye.

Menurut Salma, Ketua Forum Komunikasi Batu Sehat (FKBS), salah satu elemen dari komunitas Saber Pungli, kegitan kampanye tersebut merupakan kegiatan yang ke 35 kalinya.

"Kami percaya bahwa perubahan itu harus diawali dari masyarakat. Memang agak sulit, asal konsisten masyarakat akan berubah" urai Salma.