FKMSB Wilayah Malang Lantik Pengurus Baru
Cari Berita

Advertisement

FKMSB Wilayah Malang Lantik Pengurus Baru

29 Mei 2018

Indikatormalang.com - Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) wilayah Malang melantik pengurus baru untuk masa bhakti 2018 -2019 Selasa (29/5/18).    Pelantikan yang mengusung tema 'Meningkatkan Loyalitas Kader untuk FKMSB yang Lebih Progresif' dikemas dalam bentuk yang interaktif.    “Acara berjalan dengan lancar. Terlaksananya acara ini karena dukungan dan usaha semua pihak baik dari panitia, maupun partisipasi senior FKMSB sehingga acara berjalan dengan baik” terang Ketua Pelaksana, Moh. Kholil.    Sementara Ketua Korwil terpilih dalam sambutan pelantikannya berharap agar seluruh kader FKMSB malang solid mendukung dan bersama menyukseskan cita-cita FKMSB sebagai organisasi persaudaraan sesama Alumni Pondok Pesantern Banyuanyar.    'Jangan mencari kehidupan di FKMSB, tapi hidupkanlah FKMSB” pinta Ruddin, Ketua baru FKMSB Malang kepada seluruh kader.    “Berproses di organisasi FKMSB ( Forum komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar) itu harus mempunyai komitmen yang sunguh-sungguh demi tegak dan utuhnya organisasi" tambah Ruddin.    Sementara Ahmad Sya'roni selaku Ketua Badan Eksekutif FKMSB pusat yang hadir dalam acara pelantikan tersebut berpesan, agar dalam  memimpin perjalanan organisasi harus ditopang dengan rasa ikhlas, sabar, penuh penngorbanan, dan tanggung jawab.     "Karena berproses di FKMSB itu tidak lain hanya bentuk pengabdian semata para maha santri yang kuliah di seluruh Indonesia terhadap pondok pesantren Banyuanyar. Karena organisasi ini bukan organisasi profit, maka semua pengurus dan anggota harus saling mengisi dan melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya “tukas Ahmad Sya’roni dalam sambutannya di depan seluruh kader.    Maryanto, salah satu senior FKMSB Malang yang turut hadir dalam acara tersebut berharap FKMSB Malang bisa menjadi barometer perkaderan Mahasiswa yang berbasis pesantren.    Maryanto melihat hari ini, peran-peran santri bukan lagi di wilayah pinggiran, tetapi semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya masalah keummatan dan kebangsaan.    "FMKSB harus bisa mengambil peran itu. Santri adalah solusi untuk masalah-masalah kehidupan bangsa dan negara. Baik itu yang sifatnya duniawi maupun ukhrawi" terang Maryanto.    Selain kader, hadir dalam undangan Ketua Badan Eksekutif FKMSB Pusat, Ahmad Sya’roni, beberapa senior FKMSB dan beberapa pengurus IMABA (Ikatan Mahasiswa Bata Bata).     Untuk diketahui susunan pengurud baru FKMSB 2018 -2019 diisi oleh Mahasiswa yang tersebar di beberapa Peguruan Tinggi di Kota Malang.
Usai Pelantikan Pengurus Baru FKMSB Wilayah Malang Berfoto Bersama Ketua Badan Eksekutif FKMSB Pusat dan Beberapa Senior / Foto: Marhaen 
Indikatormalang.com - Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) wilayah Malang melantik pengurus baru untuk masa bhakti 2018 -2019, Selasa (29/5/18).

Pelantikan yang mengusung tema 'Meningkatkan Loyalitas Kader untuk FKMSB yang Lebih Progresif' dikemas dalam bentuk yang interaktif.

“Acara berjalan dengan lancar. Terlaksananya acara ini karena dukungan dan usaha semua pihak, baik itu dari panitia, maupun partisipasi senior FKMSB. Sehingga acara berjalan dengan baik” terang Ketua Pelaksana Pelantikan, Moh. Kholil.

Sementara Ketua Korwil terpilih dalam sambutannya berharap agar seluruh kader FKMSB malang solid mendukung dan bersama menyukseskan cita-cita FKMSB sebagai organisasi mahasiswa yang berlatar belakang alumni Pondok Pesantren Banyuanyar.

"Jangan mencari kehidupan di FKMSB, tapi hidupkanlah FKMSB” pinta Ruddin, Ketua FKMSB Malang kepada seluruh anggota.

"Berproses di organisasi FKMSB (Forum komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar) itu harus mempunyai komitmen yang sunguh-sungguh demi tegak dan utuhnya organisasi" tambah Ruddin.

Sementara Ahmad Sya'roni selaku Ketua Badan Eksekutif FKMSB pusat yang hadir dalam acara tersebut berpesan agar dalam  memimpin jalannya organisasi harus ditopang dengan rasa ikhlas, sabar, penuh pengorbanan, dan tanggungjawab.

"Karena berproses di FKMSB itu tidak lain hanya bentuk pengabdian semata para maha santri yang sedang menempuh kuliah di seluruh Indonesia terhadap pondok pesantren Banyuanyar. Karena organisasi ini bukan organisasi profit, maka semua pengurus dan anggota harus saling mengisi dan melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya" tukas Ahmad Sya’roni dalam sambutannya.

Maryanto, salah satu senior FKMSB Malang yang turut hadir dalam acara tersebut berharap FKMSB Malang bisa menjadi barometer perkaderan Mahasiswa yang berbasis pesantren.

Maryanto melihat hari ini, peran-peran santri bukan lagi di wilayah pinggiran, tetapi semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya masalah keummatan dan kebangsaan.

"FMKSB harus bisa mengambil peran itu. Santri adalah solusi untuk masalah-masalah kehidupan bangsa dan negara. Baik itu yang sifatnya duniawi maupun ukhrawi" terang Maryanto.

Selain kader, hadir dalam undangan Ketua Badan Eksekutif FKMSB Pusat, Ahmad Sya’roni, beberapa senior FKMSB dan beberapa pengurus IMABA (Ikatan Mahasiswa Bata Bata).

Untuk diketahui susunan pengurus baru FKMSB 2018 -2019 diisi oleh Mahasiswa yang tersebar di beberapa Peguruan Tinggi di Kota Malang.