BEM UMM Sukses Gelar Arkamaya Budaya Indonesia UMM Tempo Doeloe
Cari Berita

Advertisement

BEM UMM Sukses Gelar Arkamaya Budaya Indonesia UMM Tempo Doeloe

29 Apr 2018

Foto : Penampilan tari daerah oleh salah satu organisasi daerah mahasiswa Bima, NTB.
Indikatormalang.com, - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Periode 2017/ 2018 menyelenggarakan Arkamaya Budaya Indonesia dengan konsep UMM tempo doeloe di Helipad UMM, Sabtu (28/4/2018). Kegiatan Arkamaya Budaya Indonesia dengan tajuk " Merawat kebhinekaan melalui kesenian tradisional budaya lokal indonesia" Sukses di gelar di helipad UMM 28/04/2018 lalu.

Kegiatan Arkamaya Budaya Indonesia dengan konsep UMM Tempo doeloe menampilkan foto UMM zaman dulu mulai dari dibangunya Universitas Muhamadiyah Malang dan foto-foto tempo doeloe UMM.

Selain itu Bem UMM menampilkan ragam kebudayaan dari sabang sampai merauke mulai dari di mulainya parade budaya dari Sengkling Kuliner sampai UMM, Fashion Show yang menampilkan pakaian adat masing-masing daerah dan Kreasi Budaya daerah yang menampilkan tarian dan budaya masing masing daerah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 organisasi daerah dari sabang sampai merauke yang ada di Malang.

Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Bem UMM Taufiqurrahman menyatakan kegiatan itu adalah salah satu bentuk kecintaan mahasiswa terhadap UMM.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan kami terhadap UMM karna selama ini kami melihat belum ada pameran foto UMM tempo Doeloe sehingga kami berfikir perlu dilakukan refleksi jejak Kampus UMM," ujurnya.

"Selain itu kami ingin mewadahi Organisasi Daerah Mahasiswa untuk merawat kebhinekaan dengan melestarikan budaya lokalnya," tambahnya.

Sementara itu Presiden Mahasiswa Bem UMM, Ahmad Rizki Mubarok menyatakan dengan adanya kegiatan budaya yang di konsep dengan UMM tempo doeloe ini mahasiswa UMM dapat lebih mengenal kampusnya.

"Adanya kegiatan ini agar kita dapat mengetahui Proses UMM berdiri sehingga dapat menjadi refleksi bagi mahasiswa UMM untuk tetap menjadikan UMM sebagai kampus PTM terbaik se jawa timur bahkan di seluruh Indonesia dengan karya karya mahasiswa UMM," tuturnya.

Mubarok berharap dengan adanya kegiatan ini mahasiswa UMM dapat mengetahui sejarah UMM dan agar kita tidak melupakan sejarah "Jas Merah.

"Jangan sampai melupakan sejarah, karna UMM merupakan sejarah kita dan kita sudah menjadi bagian dari jas merah kampus putih," harapnya.

Pewarta : Rahman