Lakukan Aksi Sumpah Pocong, SMKN 4 Kota Malang Minta Maaf
Cari Berita

Advertisement

Lakukan Aksi Sumpah Pocong, SMKN 4 Kota Malang Minta Maaf

10 Feb 2018

Indikatormalang.com – Guru agama SMKN 4 Kota Malang berinisial K menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga D salah satu siswa sekolah tersebut yang dipaksa melakukan sumpah pocong karena dituduh mencuri uang disekolah berkenaan, Jum’at (9/2/18). Permintaan maaf dilakukan di depan ratusan siswa sekolah yang disaksikan pihak keluarga korban. Dalam pernyataan maafnya K menuturkan, aksi tersebut dilakukan atas inisiatif dirinya. “Kami atas nama pihak sekolah meminta maaf kepada pihak keluarga. Saya berharap semua orang bisa melupakan kejadian tersebut, dan siapapun pelakunya segera ketemu” ungkap K dalam pernyataannya. Dengan permintaan maaf tersebut , pihak sekolah berharap kejadian tersebut sudah selesai dan menjadi pelajaran bersama.  Permintaan maaf secara terbuka dilakukan setelah adanya kunjungan pihak sekolah terhadap keluarga D pada Selasa Lalu (6/2/18). Dalam kunjungan tersebut pihak keluar meminta nama baik D dipulihkan dan dibersihkan dari segala tuduhan. Sebagaimana informasi yang dihimpun oleh Indikator Malang dari berbagai sumber, Sumpah Pocong dilakukan karena pihak sekolah kehilangan uang sebesar 2,8 juta. Uang tersebut hilang dari dalam kotak amal mesjid sekolah. Pihak sekolah mencurigai salah satu siswanya berinisial D sebagai pelaku. Namun, hal tersebut disanggah oleh tertuduh. Untuk membuktikan hal tersebut, pihak sekolah berinisiatif melakukan sumpah pocong yang dilakukan oleh seorang guru agama, Jum’at (2/2/18). Rupanya aksi tersebut didengar oleh pihak keluarga siswa. Indah Hastuti ibu dari siswa mengaku terkejut dan sedih dengan kejadian tersebut. Dia tidak menyangka anaknya akan diperlakukan seperti itu. Indah sangat yakin anaknya tidak mencuri, pasalnya saat D digeledah oleh pihak sekolah, dari dalam tas hanya ditemukan sejumlah uang recehan sebanyak 30 ribu. “Saat saya Tanya anak saya, dia berkali-kali menyanggahnya” ungkap Indah dengan raut muka sedih kepada pers.
Siswa Berinisial D Saat Disumpah Pocong oleh Pihak Sekolah. Korban Dituduh Mencuri Sejumlah Uang dari Dalam Kotak Amal Mesjid Sekolah / Foto: Ist
Indikatormalang.com – Guru agama SMKN 4 Kota Malang berinisial K menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga D salah satu siswa sekolah tersebut yang dipaksa melakukan sumpah pocong karena dituduh mencuri uang disekolah berkenaan, Jum’at (9/2/18).

Permintaan maaf dilakukan di depan ratusan siswa sekolah yang disaksikan pihak keluarga korban. Dalam pernyataan maafnya K menuturkan, aksi tersebut dilakukan atas inisiatif dirinya.

“Kami atas nama pihak sekolah meminta maaf kepada pihak keluarga. Saya berharap semua orang bisa melupakan kejadian tersebut, dan siapapun pelakunya segera ketemu” ungkap K dalam pernyataannya.

Dengan permintaan maaf tersebut , pihak sekolah berharap kejadian tersebut sudah selesai dan menjadi pelajaran bersama. Permintaan maaf secara terbuka dilakukan setelah adanya kunjungan pihak sekolah terhadap keluarga D pada Selasa Lalu (6/2/18).

Dalam kunjungan tersebut pihak keluar meminta nama baik D dipulihkan dan dibersihkan dari segala tuduhan.

Sebagaimana informasi yang dihimpun oleh Indikator Malang dari berbagai sumber, Sumpah Pocong dilakukan karena pihak sekolah kehilangan uang sebesar 2,8 juta. Uang tersebut hilang dari dalam kotak amal mesjid sekolah. Pihak sekolah mencurigai salah satu siswanya berinisial D sebagai pelaku. Namun, hal tersebut disanggah oleh tertuduh. Untuk membuktikan hal tersebut, pihak sekolah berinisiatif melakukan sumpah pocong yang dilakukan oleh seorang guru agama, Jum’at (2/2/18).

Rupanya aksi tersebut didengar oleh pihak keluarga siswa. Indah Hastuti ibu dari siswa mengaku terkejut dan sedih dengan kejadian tersebut. Dia tidak menyangka anaknya akan diperlakukan seperti itu. Indah sangat yakin anaknya tidak mencuri, pasalnya saat D digeledah oleh pihak sekolah, dari dalam tas hanya ditemukan sejumlah uang recehan sebanyak 30 ribu.

“Saat saya Tanya anak saya, dia berkali-kali menyanggahnya” ungkap Indah kepada media dengan raut muka sedih.