Ketika Dilan Ingin Jadi Wali Kota Malang
Cari Berita

Advertisement

Ketika Dilan Ingin Jadi Wali Kota Malang

6 Feb 2018

Salah Satu Gambar Paslon Wali Kota Malang yang Menggunakan Karakter Dilan Sebagai Ikon / Gambar : Ist
Indikatormalang.com - Tokoh Dilan dan Milea menjadi magnet tersendiri bagi penikmat perfilman Indonesia. Kepopulerannya bahkan mampu mengaduk-ngaduk jagad perpolitikan Indonesia.

Demam Dilan dan Melea pun menjangkiti hiruk pikuknya pesta demokrasi Kota Malang. Dilan dan Melea pun jadi Ikon. Personifikasi tokoh Dilan dan Melea dalam sosok Calon Wali Kota walaupun nampak absurd terus menjadi tren.

"Saya akui kreatif, tapi ini absurd. Dibutuhkan orang yang cerdas untuk memahami gambar itu" terang Memed salah satu praktisi komunikasi digital.

"Membranding itu harus kontekstual, Contoh saja, Dilan itu sosok muda. Tapi dalam gambar itu kebalikannya. Orang akan bertanya-tanya" tambah Memed.

Masih menurut Memed, kalau tujuannya untuk menggaet pemilih pemula, maka carilah Ikon yang tepat dan sesuai dengan kondisi kekiniannya.
"Jika tidak, maka hal tersebut akan kontraproduktif" saran Memed.

Berdasarkan pantauan Indikator Malang keberadaan salah satu gambar Paslon ditanggapi dengan nyinyir oleh sebagian besar warga net. Tak ayal hal tersebut membuat para netizen membuat gambar meme tandingan dengan kalimat guyonan namun sarkastik.

Masih Menggunakan Tokoh Dilan, Inilah Gambar yang dibuat oleh Para Warga Net untuk mengomentari Salah Satu Gambar Ikonik milik Salah Satu Paslon / Sumber : Ist

Tidak hanya warga net saja yang bereaksi dengan gambar tersebut. Para pendukung dari Paslon lain bahkan juga membuat meme yang serupa dengan mengutip kata- kata dari tokoh Dilan namun diplesetkan dan terkesan jenaka.

Salah Satu Gambar Jenaka dari  Pasangan Menawan untuk Menanggapi Gambar Paslon Lain / Sumber: Ist

Seperti diketahui, Dilan 1990 menjadi film yang digemari para pemuda di tahun 2018, film yang disutradai oleh Fajar Bustomi ini diadaptasi dari novel trilogi karya Imam Besar, Pidi Baiq.

Pada tanggal 25 Januari kemarin film ini laris manis di datangi pada bioskop-bioskop di Indonesia. Bahkan hanya dalam waktu satu hari sudah mencapai 225.000 penonton, dan yang menjadi luar biasa yakni 1 juta penonton mampu diraih pada hari ke empat pukul 12 WIB.