Puisi-Puisi Lathifah: Nyanyian Rindu
Cari Berita

Advertisement

Puisi-Puisi Lathifah: Nyanyian Rindu

Mas'udi
6 Okt 2017

Nyanyian Rindu  Gemercik hujan turun menyapa bumi Perlahan mencoba memeluk erat hingga kepermukaannya Seperti ada mesin waktu yang amat begitu kuat menyeretku Terjun hingga terpuruk pada mahligai terdahulu Menyita akal sehatku Memeras habis air mataku Dan menorehkan rindu pada relung hati   Canda tawa perlahan terkikis terusung perputaran waktu Membuatku enggan beranjak untuk berlalu Aku tahu, begitu besar cahaya mentari menungguku Rahmat tuhan menyapaku Menegarkan hati Membopong jiwa Menghantarkan langkah tanpa patah Menuntun jemariku Menyaksikan seleksi alam yang menyayat qolbu   Menyambut mereka datang melukis rona merah pipiku Ranum senyum bibirku Dan, Mengiklaskan mereka berlalu menyisihkan awan mendung menghujani hati Tapi, apalah daya diriki Kenangan itu terlalu dalam terpahat dihati Hingga seringkali rindu membelenggu Membuatku terjebak pada fatamorgana semu Remuk redam sendi kehidupanku   Malang, 04 Oktober 2017  Penulis: Nama Latifah Mahasisi Universitas Islma Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Program Studi Akuntansi.
Ilustrasi. / Foto: Latifah
Nyanyian Rindu

Gemercik hujan turun menyapa bumi
Perlahan mencoba memeluk erat hingga kepermukaannya
Seperti ada mesin waktu yang amat begitu kuat menyeretku
Terjun hingga terpuruk pada mahligai terdahulu
Menyita akal sehatku
Memeras habis air mataku
Dan menorehkan rindu pada relung hati

Canda tawa perlahan terkikis terusung perputaran waktu
Membuatku enggan beranjak untuk berlalu
Aku tahu, begitu besar cahaya mentari menungguku
Rahmat tuhan menyapaku
Menegarkan hati
Membopong jiwa
Menghantarkan langkah tanpa patah
Menuntun jemariku
Menyaksikan seleksi alam yang menyayat qolbu

Menyambut mereka datang melukis rona merah pipiku
Ranum senyum bibirku
Dan,
Mengiklaskan mereka berlalu menyisihkan awan mendung menghujani hati
Tapi, apalah daya diriki
Kenangan itu terlalu dalam terpahat dihati
Hingga seringkali rindu membelenggu
Membuatku terjebak pada fatamorgana semu
Remuk redam sendi kehidupanku


Malang, 04 Oktober 2017

Penulis:
Nama Latifah Mahasisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Program Studi Akuntansi.