Dua Warga Indonesia Menjadi Korban Tanah Longsor di Malaysia
Cari Berita

Advertisement

Dua Warga Indonesia Menjadi Korban Tanah Longsor di Malaysia

22 Okt 2017

Indikatormalang.com okasi proyek pembangunan rumah murah di kawasan Lengkok Lembah Permai, Tanjung Bungah, di Pulau Pinang Malaysia dipastikan warga negara Indonesia.  Keberadaan dua warga negara Indonesia yang menjadi korban dibenarkan oleh pihak Konsulat Jendral  Indonesia Pulau Pinang.  "Hingga saat ini dipastikan hanya dua warga Indonesia yang menjadi korban longsor" ungkap Agus Badrul Jamal, Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya Konjen RI Pulau Pinang.  “Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (RI) di Pulau Pinang sudah bertemu dengan  salah satu keluarga korban dan masih menunggu keluarga yang lain dari Indonesia untuk datang ke sini,” tambahnya via Bernama, Minggu (22/10/19).  Diberitakan, dalam kejadian yang berlangsung pukul 8.57 pagi wakti setempat. Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah murah. Namun tiba-tiba lereng bukit yang berada disekitar lokasi tiba-tiba longsor dan menutupi area lokasi proyek.  Diduga sebanya14 pekerja tertimbun reruntuhan longsoran bukit. Dalam isaha pencarian yang dilakukan pihak berwenang hingga kini masih baru tiga korba yang berhasil ditemikan. Ketiga-tiganya dipastikan tewas. Sementara 11 lagi korban masih dalam proses pencarian hingga kini.
Lokasi Proyek Pembangunan Perumahan yang Tertimbun Longsor . Sebanyak 14 Pekerja tertimbun Lonsor dalam Kejadian Tersebut / Foto:Bernama


Indikatormalang.com - Sebanyak dua korban kejadian tanah Longsor di lokasi proyek pembangunan rumah murah di kawasan Lengkok Lembah Permai, Tanjung Bungah, di Pulau Pinang Malaysia dipastikan warga negara Indonesia.

Keberadaan dua warga negara Indonesia yang menjadi korban dibenarkan oleh pihak Konsulat Jendral Indonesia Pulau Pinang.

"Hingga saat ini dipastikan hanya dua warga Indonesia yang menjadi korban longsor" ungkap Agus Badrul Jamal, Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya Konjen RI Pulau Pinang.

“Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (RI) di Pulau Pinang sudah bertemu dengan salah satu keluarga korban dan masih menunggu keluarga yang lain dari Indonesia untuk datang ke sini,” tambahnya via Bernama, Minggu (22/10/19).

Diberitakan, dalam kejadian yang berlangsung pukul 8.57 pagi wakti setempat. Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah murah. Namun tiba-tiba lereng bukit yang berada disekitar lokasi tiba-tiba longsor dan menutupi area lokasi proyek.

Diduga sebanya14 pekerja tertimbun reruntuhan longsoran bukit. Dalam isaha pencarian yang dilakukan pihak berwenang hingga kini masih baru tiga korba yang berhasil ditemikan. Ketiga-tiganya dipastikan tewas. Sementara 11 lagi korban masih dalam proses pencarian hingga kini.