Puisi-Puisi Lathifah: Isyarat Senja
Cari Berita

Advertisement

Puisi-Puisi Lathifah: Isyarat Senja

Mas'udi
2 Sep 2017

Puisi-Puisi Lathifah   Isyarat Senja   Senyummu kau paksakan terlalu sering  Keramaian tidak mampu menyentuhmu  Seperti ilusi pada puisi sedih  Hatimu terlihat luka  Mendekati batas putus asa  Keadaan tidak mentolerir adanya alasan  Menunggu bukan jawaban   Malang, 22 Februari 2017   Catatan Kecil   Aku hadirkan kau dalam setiap ruang  Melebur irama rindu tanpa tertahan  Menjaga dari noktah kepalsuan  Kala layar malam telanjang  Hujan rindu turun, membuatku menggigil kedinginan  Ingin aku kecup bibirmu seperti ombak memeluk pantai,  Penuh kelembutan  Masa depan, rapat tersimpan  Ada pada rimba masa yang mengerikan  Tangan menulis cerita tentang mata yang basah  Menjadikan kata-kata sebagai jembatan membungkam luka   Malang, 10 Maret 2017   Aku Ingin   Aku ingin lebih mesrah lagi  Membuatmu terlelap dalam pelukanku  Aku ingin lebih mesrah lagi  Menyentuh bibirmu dengan bibirku  Aku ingin lebih mesrah lagi  Meremas tanganmu batas mampuku  Aku ingin lebih mesrah lagi  Mengurai rambutmu  Aku ingin lebih mesrah lagi  Menatap matamu  Aku ingin harammu tidak lagi menjadi batasku  Ataupun batasmu.   1 September 2017
Ilustrasi tentang Isyarat Senja Seorang Perempuan dan Senja. / Foto: El-Faqir
Puisi-Puisi Lathifah

Isyarat Senja

Senyummu kau paksakan terlalu sering
Keramaian tidak mampu menyentuhmu
Seperti ilusi pada puisi sedih
Hatimu terlihat luka
Mendekati batas putus asa
Keadaan tidak mentolerir adanya alasan
Menunggu bukan jawaban

Malang, 22 Februari 2017

Catatan Kecil

Aku hadirkan kau dalam setiap ruang
Melebur irama rindu tanpa tertahan
Menjaga dari noktah kepalsuan
Kala layar malam telanjang
Hujan rindu turun, membuatku menggigil kedinginan
Ingin aku kecup bibirmu seperti ombak memeluk pantai,
Penuh kelembutan
Masa depan, rapat tersimpan
Ada pada rimba masa yang mengerikan
Tangan menulis cerita tentang mata yang basah
Menjadikan kata-kata sebagai jembatan membungkam luka

Malang, 10 Maret 2017

Aku Ingin

Aku ingin lebih mesrah lagi
Membuatmu terlelap dalam pelukanku
Aku ingin lebih mesrah lagi
Menyentuh bibirmu dengan bibirku
Aku ingin lebih mesrah lagi
Meremas tanganmu batas mampuku
Aku ingin lebih mesrah lagi
Mengurai rambutmu
Aku ingin lebih mesrah lagi
Menatap matamu
Aku ingin harammu tidak lagi menjadi batasku
Ataupun batasmu.

1 September 2017

Penulis:
Nama Latifah Mahasisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Program Studi Akuntansi.