Tragis, Maut Menjemput Saat Latihan Persiapan Perayaan HUT RI
Cari Berita

Advertisement

Tragis, Maut Menjemput Saat Latihan Persiapan Perayaan HUT RI

14 Agu 2017

Indikatormalang.com - Para ibu-ibu mungkin tidak menyangka keriangan dan semangatnya menyambut perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 72 harus berahir tragis dan dramatis. Semangat latihan baris-berbaris berubah menjadi jerit histeris dan isak tangis. Hal tersebut dialami oleh ibu-ibu yang sedang latihan baris-berbaris persiapan Agustusan, Jumat (11/8/17).  Sebuah sepeda motor jenis matic yang dikendarai oleh Misman (50) warga Dusun Cendol, Desa Ngadirejo, Kromengan, Kabupaten Malang, tiba-tiba menabrak ibu-ibu yang sedang latihan baris-berbaris. Akibat kejadian tersebut, seorang ibu meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.   Akibat luka serius di kepalanya seorang korban atas nama Sriani (54), meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sementara korban lainnya atas nama Jumiatun (42) mengalami patah tulang kaki, Elli (40) mengalami luka lecet dan Sungatri (32) mengalami luka di kepala dirawat. Ketiganya dirwat di rumah sakit Wava Husada Kepanjen.  “Korban luka-luka masih dirawat. Sedangkan untuk kendaraan sepeda motor sudah kami amankan sebagai barang bukti. Kasusnya masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi-saksi,” terang Kaposlaka Sumberpucung, Aiptu Samsi Dhuka via Jawapos kemaren.  Berdasarkan keterangan beberapa saksi dilapangan, peristiwa terjadi malam hari sekitar pukul 19.30. Saat itu keempat korban bersama dengan ibu-ibu yang berjumlah sekitar 25 orang, melakukan latihan baris berbaris di jalan raya. Rencananya para ibu-ibu tersebut akan mengikuti lomba baris berbaris di desanya.  Saat latihan sedang berjalan tiba-tiba ada sebuah sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Ketika tiba di lokasi dengan kondisi jalan yang menurun, pengendara kaget ketika melihat ada ibu-ibu latihan baris berbaris. Karena jarak cukup dekat dan pengendara tidak bisa menghindar akhirnya manabrak ibu-ibu dari arah belakang. Keempat korban terpental dan jatuh ke bahu jalan.   “Pengendara motor tidak dalam kondisi baik dan tidak mabuk. Karena kondisi jalan yang gelap, sehingga tidak melihat kalau ada ibu-ibu latihan baris-berbaris” jelas Samsi.
Ilustrasi, Motor Tabrak Pejalan Kaki / Gambar: CoPaSaja
Indikatormalang.com - Para ibu-ibu mungkin tidak menyangka keriangan dan semangatnya menyambut perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 72 harus berahir tragis dan dramatis.

Semangat latihan baris-berbaris berubah menjadi jerit histeris dan isak tangis. Hal tersebut dialami oleh ibu-ibu yang sedang latihan baris-berbaris persiapan Agustusan, Jumat (11/8/17).

Sebuah sepeda motor jenis matic yang dikendarai oleh Misman (50) warga Dusun Cendol, Desa Ngadirejo, Kromengan, Kabupaten Malang, tiba-tiba menabrak ibu-ibu yang sedang latihan baris-berbaris. Akibat kejadian tersebut, seorang ibu meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Luka serius yang diderita di kepalanya menyebabkan Sriani (54), meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sementara korban lainnya atas nama Jumiatun (42) mengalami patah tulang kaki, Elli (40) mengalami luka lecet dan Sungatri (32) mengalami luka di kepala dirawat. Ketiganya dirwat di rumah sakit Wava Husada Kepanjen.

“Korban luka-luka masih dirawat. Sedangkan untuk kendaraan sepeda motor sudah kami amankan sebagai barang bukti. Kasusnya masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi-saksi,” terang Kaposlaka Sumberpucung, Aiptu Samsi via Jawapos kemaren.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi dilapangan, peristiwa terjadi malam hari sekitar pukul 19.30. Saat itu keempat korban bersama dengan ibu-ibu yang berjumlah sekitar 25 orang, melakukan latihan baris berbaris di jalan raya. Rencananya para ibu-ibu tersebut akan mengikuti lomba baris berbaris di desanya.

Saat latihan sedang berjalan tiba-tiba ada sebuah sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Ketika tiba di lokasi dengan kondisi jalan yang menurun, pengendara kaget ketika melihat ada ibu-ibu latihan baris berbaris. Karena jarak cukup dekat dan pengendara tidak bisa menghindar akhirnya manabrak ibu-ibu dari arah belakang. Keempat korban terpental dan jatuh ke bahu jalan.

"Pengendara motor dalam kondisi baik dan tidak mabuk. Karena kondisi jalan yang gelap, sehingga tidak melihat kalau ada ibu-ibu latihan baris-berbaris” jelas Samsi.