Seorang Balita Tewas Tercebur ke Dalam Sumur
Cari Berita

Advertisement

Seorang Balita Tewas Tercebur ke Dalam Sumur

18 Agu 2017

Indikatormalang.com – Waspada dan awasi terus buah hati anda jika tidak ingin kejadian ini terjadi pada keluarga anda. Seorang balita berusia 5 tahun asal Dusun Ngamprong, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis ditemukan tewas setelah terprosok ke dalam sumur sedalam 25 meter, Rabu (16/8/17). Korban yang diketahui bernama Ahmad Zakaria terjatuh ke dalam lubang sumur ketika sedang bermain dengan teman-teman sebayanya. Bocah yang masih sekolah di TK ini, nyawanya tak tertolong setelah berhasil dievakuasi dari dalam sumur.  “Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, hanya visum luar di Puskesmas dengan membuat surat pernyataan tertulis,” ujar Ipda Ahmad Taufik, Kasubag Humas Polres Malang.  Menurut keterangan masyarakat sekitar,. Saat itu, sekitar pukul 13.30 korban bersama dengan temannya bermain kejar-kejaran. Ketika korban sedang dikejar oleh temannya, dengan spontan Zakaria melompat naik ke atas lubang sumur yang tertutup dengan tumpukan kayu.   Namun naas, kayu yang menjadi penutup sumur ternyata sudah rapuh, akibatnya fatal, korban pun terperosok  ke dalam sumur. Temannya yang mengejar berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar seketika berdatangan.   Para wargapun berusaha untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan seadanya. Setelah setengah jam berjuang, warga akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban dari dalam sumur. Namun sayang kondisi korban sudah ditemukan dalam tidak bernyawa.
Sumur Tempat Korban Tercebur Ketika Sedang Bermain / Foto: Ist


Indikatormalang.com – Waspada dan awasi terus buah hati anda jika tidak ingin kejadian ini terjadi pada keluarga anda. Seorang balita berusia 5 tahun asal Dusun Ngamprong, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis ditemukan tewas setelah terprosok ke dalam sumur sedalam 25 meter, Rabu (16/8/17).

Korban yang diketahui bernama Ahmad Zakaria terjatuh ke dalam lubang sumur ketika sedang bermain dengan teman-teman sebayanya. Bocah yang masih sekolah di TK ini, nyawanya tak tertolong setelah berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

“Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, hanya visum luar di Puskesmas dengan membuat surat pernyataan tertulis,” ujar Ipda Ahmad Taufik, Kasubag Humas Polres Malang.

Menurut keterangan masyarakat sekitar,. Saat itu, sekitar pukul 13.30 korban bersama dengan temannya bermain kejar-kejaran. Ketika korban sedang dikejar oleh temannya, dengan spontan Zakaria melompat naik ke atas lubang sumur yang tertutup dengan tumpukan kayu.

Namun naas, kayu yang menjadi penutup sumur ternyata sudah rapuh, akibatnya fatal, korban pun terperosok ke dalam sumur. Temannya yang mengejar berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar seketika berdatangan.

Para wargapun berusaha untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan seadanya. Setelah setengah jam berjuang, warga akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban dari dalam sumur. Namun sayang kondisi korban sudah ditemukan dalam tidak bernyawa.