Niat Berteduh, Naas Kaki Terlindas Truk Pengangkut Tebu
Cari Berita

Advertisement

Niat Berteduh, Naas Kaki Terlindas Truk Pengangkut Tebu

12 Agu 2017

Indikatormalang.com -Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, itulah nasib naas yang dialami seorang bapak bernama Tawi (51) warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.   Korban mengalami cedera kaki yang sangat parah akibat terlindas ban truk pengangkut tebu saat sedang berteduh untuk beristirahat. Kaki kiri korban mengalami patah tulang dengan kondisi luka yang terbuka dan kaki kanan yang lecet-lecet, Jumat (11/7/17).  Menurut saksi mata dilokasi kejadian, saat itu korban sedang beristirahat sambil main telpon di areal parkir bongkar truk tebu di PG Kebonagung Kecamatan Pakisaji. Keberadaan korban saat itu tidak diketahui oleh sopir truk pengangkut tebu. Karena tidak mengetahui keberadaan korban yang sedang berteduh di kolong bawah bodi truk, sopir truk kemudian memajukan kendaraannya hingga melindas kaki korban.  “Saat sopir truk gandeng mengantrikan untuk bongkar tebu di TKP, kemudian saat dimajukan untuk bongkar tebu ada seorang yang tidak diketahui oleh sopir truk tersebut. Dimana posisi korban sedang duduk di depan ban sebelah kiri untuk berteduh sambil main handphone,” ujar AKP Suyoto Kapolsek Pakisaji.  “Korban terlindas ban truk bagian gandengan sebelah kiri ” tambahnya.  Korban yang menderita lika sangat parah kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Kota Malang untuk mendapat perawatan. Sementara sopir truk diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.  “Sopir truk warga Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen sementara diamankan di Mapolsek Pakisaji untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.
Posisi Korban Saat Terlindas Ban Truk Gandeng Pengangkut Tebu di Parkiran PG Kebonagung / Foto: Ist
Indikatormalang.com -Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, itulah nasib naas yang dialami seorang bapak bernama Tawi (51) warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.

Korban mengalami cedera kaki yang sangat parah akibat terlindas ban truk pengangkut tebu saat sedang berteduh untuk beristirahat. Kaki kiri korban mengalami patah tulang dengan kondisi luka yang terbuka dan kaki kanan yang lecet-lecet, Jumat (11/7/17).

Menurut saksi mata dilokasi kejadian, saat itu korban sedang beristirahat sambil main telpon di areal parkir bongkar truk tebu di PG Kebonagung Kecamatan Pakisaji. Keberadaan korban saat itu tidak diketahui oleh sopir truk pengangkut tebu. Karena tidak mengetahui keberadaan korban yang sedang berteduh di kolong bawah bodi truk, sopir truk kemudian memajukan kendaraannya hingga melindas kaki korban.

“Saat sopir truk gandeng mengantrikan untuk bongkar tebu di TKP, kemudian saat dimajukan untuk bongkar tebu ada seorang yang tidak diketahui oleh sopir truk tersebut. Dimana posisi korban sedang duduk di depan ban sebelah kiri untuk berteduh sambil main handphone,” ujar AKP Suyoto Kapolsek Pakisaji.

“Korban terlindas ban truk bagian gandengan sebelah kiri ” tambahnya.

Korban yang menderita luka sangat parah kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Kota Malang untuk mendapat perawatan.

Sementara sopir truk diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

"Sopir truk warga Desa Panggungrejo Kecamatan Kepanjen sementara diamankan di Mapolsek Pakisaji untuk dimintai keterangan" pungkasnya.