Masyarakat Perlu Tahu Manfaat Kotoran Sapi
Cari Berita

Advertisement

Masyarakat Perlu Tahu Manfaat Kotoran Sapi

Mas'udi
6 Agu 2017

Indikatormalang.com - Tidak sedikit masyarakat yang mampu memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai pengganti dari pupuk kimia saat harga pupuk mulai melangit atau mengalami kelangkaan.  Kuiah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengenalkan masyarakat terhadap pemanfaatan kotoran sapi di Desa Pojok (06/08/2017).  Tidak adanya pemanfaatan kotoran sapi untuk dijadikan bahan pupuk atau kompos dikarenakan minimnya pemahaman masyarakat dalam cara pembuatannya sehingga terbuang percuma.  "Langkah sosialisasi pemanfaatan kotoran sapi yang kami lakukan adalah untuk mengenalkan dan memberikan penyadaran terhadap masyarakat tentang mafaat pupuk organik atau kompos dari kotoran sapi"   kata Eryk mahasiswa Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan KKN 56 UMM.  kegiatan tersebut tidak hanya dalam bentuk sosialisasi akan tetapi juga dikemas dalam bentuk praktek pembuatan secara langsung agar masyarakat cepat paham dalam proses pengelolaan kotoran sapi menjadi pupuk organik.  “Tujuan kami hanya ingin merubah pola prilaku masyarakat disini dari kotoran sapi yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memilki nilai jual di pasaran” lanjutnya.  Reporter: Ainul Basyirah Editor: Mas'udi
Praktek pembuatan pupuk organik kotoran sapi oleh Mahasiswa KKN UMM Kelompok 65. / Foto: Ainul
Indikatormalang.com - Tidak sedikit masyarakat yang mampu memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai pengganti dari pupuk kimia saat harga pupuk mulai melangit atau mengalami kelangkaan.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengenalkan masyarakat terhadap pemanfaatan kotoran sapi di Desa Pojok (06/08/2017).

Tidak adanya pemanfaatan kotoran sapi untuk dijadikan bahan pupuk atau kompos dikarenakan minimnya pemahaman masyarakat dalam cara pembuatannya sehingga terbuang percuma.

"Langkah sosialisasi pemanfaatan kotoran sapi yang kami lakukan adalah untuk mengenalkan dan memberikan penyadaran terhadap masyarakat tentang mafaat pupuk organik atau kompos dari kotoran sapi"   kata Eryk Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan KKN 56 UMM.

“Tujuan kami hanya ingin merubah pola prilaku masyarakat disini dari kotoran sapi yang tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memilki nilai jual di pasaran” lanjutnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya dalam bentuk sosialisasi akan tetapi juga dikemas dalam bentuk praktek pembuatan secara langsung agar masyarakat cepat paham dalam proses pengelolaan kotoran sapi menjadi pupuk organik.


Pewarta: Ainul Basyirah
Editor: Mas'udi