Mahasiswa UMM Ajari Ibu Rumah Tangga Olah Susu Segar Jadi Permen
Cari Berita

Advertisement

Mahasiswa UMM Ajari Ibu Rumah Tangga Olah Susu Segar Jadi Permen

18 Agu 2017

Indikatormalang.com – Pagi itu sejumlah ibu rumah tangga di Desa Jombok Kecamatan Ngantang kabupaten Malang nampak sibuk mengaduk-ngaduk susu segar. Susu tersebut akan diolah menjadi permen susu dengan berbagaia aneka rasa. Sambil sesekali bercanda mereka mendengarkan arahan dari pelatih. Pasalnya pagi itu ibu–ibu tersebut sedang mengikuti pelatihan pengolahan susu yang diadakan oleh Mahasiswa peserta KKN 19 Universitah Muhammadiyah Malang, Sabtu (12/8/17). “Pemilihan pengolahan susu segar ini dilatarbelakangi dengan tingginya hasil susu segar di Desa Jombok yang mencapai sekitar 9-10 ton liter per hari. Sehingga, dalam sosialisasi ini KKN 19 UMM mengusung tema “Belajar Berwirausaha bersama KKN 19 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Guna Meningkatkan Produk Penghasil Susu di Desa Jombok” ungkap Fiky Sofyan Saputra, selaku Koordinator Divisi Kewirausahaan KKN 19 UMM kepada Indikator Malang. Pelaksanaan sosialisasi tersebut berlangsung secara bertahap mulai dari tanggal 3 hingga 12 Agustus 2017. Sosialisasi tersebut dilakukan di enam dusun yang ada di Desa Jombok yaitu Dusun Ngembul, Dusun Songkorejo, Dusun Bulurejo, Dusun Kasin, Dusun Jombok Krajan, dan Dusun Kedawung. Pelatihan sengaja menyasar kaum ibu, sehingga tidak heran pesertanya didominasi kaum peremuan. Terlihat para peserta nampak antusias dengan adanya pelatihan tersebut, mereka sangat tertarik untuk terus menyimak arahan dari para pelatih dan mencatat setiap tahapan pembuatan permen susu hingga detail.  “Ilmu yang diberikan oleh mbak-mbak dan mas-mas sangat bermanfaat. Dari sini kita para Ibu Rumah Tangga jadi tahu, bagaimana mengolah susu dan bisa menjadi karya baru untuk dipraktikkan di rumah,” ungkap Ibu Kepala Desa Jombok. “Dengan diadakannya sosialisasi pengolahan susu segar menjadi permen susu di desa Jombok, harapannya dapat menambah wawasan masyarakat dalam mengolah susu. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadikan sumber perekonomian baru bagi masyarakat Desa Jombok” tambah Fiky. Peserta KKN19 UMM berharap, dengan adanya pelatihan tersebu dapat memberikan inovasi baru sehingga bermanfaat bagi masyarakat desa. Kedepan, para Ibu Rumah Tangga tersebut dapat memanfaatkan susu segar yang menjadi ikon Desa Jombok menjadi sebuah produk khas yang dapat dikenal oleh seluruh kalangan terutama di Kabupaten Malang.
Para Peserta Pelatihan Pengolahan Susu Segar Menjadi Permen Sedang Berlatih Mengolah Susu / Foto: KKN_19_UMM


Indikatormalang.com – Pagi itu sejumlah ibu rumah tangga di Desa Jombok Kecamatan Ngantang kabupaten Malang nampak sibuk mengaduk-ngaduk susu segar. Susu tersebut akan diolah menjadi permen susu dengan berbagaia aneka rasa. Sambil sesekali bercanda mereka mendengarkan arahan dari pelatih. Pasalnya pagi itu ibu–ibu tersebut sedang mengikuti pelatihan pengolahan susu yang diadakan oleh Mahasiswa peserta KKN 19 Universitah Muhammadiyah Malang, Sabtu (12/8/17).

“Pemilihan pengolahan susu segar ini dilatarbelakangi dengan tingginya hasil susu segar di Desa Jombok yang mencapai sekitar 9-10 ton liter per hari. Sehingga, dalam sosialisasi ini KKN 19 UMM mengusung tema “Belajar Berwirausaha bersama KKN 19 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Guna Meningkatkan Produk Penghasil Susu di Desa Jombok” ungkap Fiky Sofyan Saputra, selaku Koordinator Divisi Kewirausahaan KKN 19 UMM kepada Indikator Malang.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut berlangsung secara bertahap mulai dari tanggal 3 hingga 12 Agustus 2017. Sosialisasi tersebut dilakukan di enam dusun yang ada di Desa Jombok yaitu Dusun Ngembul, Dusun Songkorejo, Dusun Bulurejo, Dusun Kasin, Dusun Jombok Krajan, dan Dusun Kedawung. Pelatihan sengaja menyasar kaum ibu, sehingga tidak heran pesertanya didominasi kaum peremuan.

Terlihat para peserta nampak antusias dengan adanya pelatihan tersebut, mereka sangat tertarik untuk terus menyimak arahan dari para pelatih dan mencatat setiap tahapan pembuatan permen susu hingga detail.

“Ilmu yang diberikan oleh mbak-mbak dan mas-mas sangat bermanfaat. Dari sini kita para Ibu Rumah Tangga jadi tahu, bagaimana mengolah susu dan bisa menjadi karya baru untuk dipraktikkan di rumah,” ungkap Ibu Kepala Desa Jombok.

“Dengan diadakannya sosialisasi pengolahan susu segar menjadi permen susu di desa Jombok, harapannya dapat menambah wawasan masyarakat dalam mengolah susu. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadikan sumber perekonomian baru bagi masyarakat Desa Jombok” tambah Fiky.

Peserta KKN19 UMM berharap, dengan adanya pelatihan tersebu dapat memberikan inovasi baru sehingga bermanfaat bagi masyarakat desa. Kedepan, para Ibu Rumah Tangga tersebut dapat memanfaatkan susu segar yang menjadi ikon Desa Jombok menjadi sebuah produk khas yang dapat dikenal oleh seluruh kalangan terutama di Kabupaten Malang.