Mahasiswa Ditemukan Mati Membusuk, Diduga Bunuh Diri
Cari Berita

Advertisement

Mahasiswa Ditemukan Mati Membusuk, Diduga Bunuh Diri

8 Agu 2017

Indikatormalang.com – Seorang Mahasiswa Sosiologi Universitas Brawijayaangkatan tahun 2013 ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di daerah Gang Kertoraharjo Dalam No.11, RT.02, RW 04 Ketawanggede, Senin (7/8/17).  Korban yang diketahui bernama Lukman Arifin (23) merupakan mahasiswa asal Ciamis. Diduga korban meninggal sejak dua hari yang lalu sebelum ditemukan oleh warga pada hari Senin malam.  Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar kejadian mengungkapakan bahwa aroma busuk sudah tercium di sekitar lokasi sejak pagi hari. Namun warga mengira hal tersebut merupakan bangkai hewan kucing atau tikus.  “Mulai hari Sabtu anaknya sudah gak kelihatan lagi mas, hari Minggu kita sudah mencium aroma busuk, saya dan warga mikirnya mungkin bau bangkai kucing,” tutur Arif salah seorang saksi.  Semakin sore bau menyengat semakin tajam, hal tersebut membuat warga sekitar curiga dengan sumber bau busuk tersebut. Sekitar habis maghrib, teman sebelah korban bermaksud melihat kamar kosnya koraban yang menjadi sumber bau tidak sedap.  Teman korban yang curiga akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik kosan Sucahyono, Ketua RT dan warga sekitar. Setelah isya, pemilik kosan bersama beberapa warga memberanikan diri membuka kamar tidur korban yang tak terkunci dan dalam kondisi gelap.  Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Pasalnya saat ditemukan didekat kepala korban ada freon dan selang plastik.  “Setelah dibuka ternyata korban ditemukan telah membusuk di kamar kosnya, dengan freon dan selang plastik yang terpasang di hidungnya serta muka tertutup kantong plastik putih,” ujar Arif .
Para Petugas Saat Mengevakuasi Korban dari dalam Kamar Kosnya / Foto: Ist
Indikatormalang.com – Seorang Mahasiswa Sosiologi Universitas Brawijayaangkatan tahun 2013 ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di daerah Gang Kertoraharjo Dalam No.11, RT.02, RW 04 Ketawanggede, Senin (7/8/17).

Korban yang diketahui bernama Lukman Arifin (23) merupakan mahasiswa asal Ciamis. Diduga korban meninggal sejak dua hari yang lalu sebelum ditemukan oleh warga pada hari Senin malam.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar kejadian mengungkapakan bahwa aroma busuk sudah tercium di sekitar lokasi sejak pagi hari. Namun warga mengira hal tersebut merupakan bangkai hewan kucing atau tikus.

“Mulai hari Sabtu anaknya sudah gak kelihatan lagi mas, hari Minggu kita sudah mencium aroma busuk, saya dan warga mikirnya mungkin bau bangkai kucing,” tutur Arif salah seorang saksi.

Semakin sore bau menyengat semakin tajam, hal tersebut membuat warga sekitar curiga dengan sumber bau busuk tersebut. Sekitar habis maghrib, teman sebelah korban bermaksud melihat kamar kosnya koraban yang menjadi sumber bau tidak sedap.

Teman korban yang curiga akhirnya melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik kosan Sucahyono, Ketua RT dan warga sekitar. Setelah isya, pemilik kosan bersama beberapa warga memberanikan diri membuka kamar tidur korban yang tak terkunci dan dalam kondisi gelap.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Pasalnya saat ditemukan didekat kepala korban ada freon dan selang plastik.

“Setelah dibuka ternyata korban ditemukan telah membusuk di kamar kosnya, dengan freon dan selang plastik yang terpasang di hidungnya serta muka tertutup kantong plastik putih,” ujar Arif .