Diduga Keracunan, Gadis Remaja Ditemukan Meninggal Dunia
Cari Berita

Advertisement

Diduga Keracunan, Gadis Remaja Ditemukan Meninggal Dunia

1 Agu 2017

 indikatormalang.com -  Seorang remaja perempuan bernama Rosita (16) warga Glendangan Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten ditemukan tewas di dalam kamarnya.  Dugaan sementara korban tewas akibat mengalami keracunan makanan, Jum'at (28/717).  Menurut informasi yang dihimpun dilapangan, pada Hari Kamis malam sebelum kejadian, sekitar pkl 23.00 WIB korban sempat makan nasi dan lalapan  ikan gurami yang digoreng ibunya. Selang beberapa menit kemudian korban merasakan kepalanya nyeri.  Hal tersebut diketahui oleh ibunya setelah korban mengeluhkan kondisinya. Ibu korban kemudian memijat kepala korban.   Setelah selesai dipijat oleh sang ibu, korban kemudian  beranjak  kekamarnya untuk pergi tidur. Namun pada Jum'at pagi sekitar pkl 05.00 wib, ketika ibu korban membangunkannya, korban tidak meresponnya.   Penasaran ibu korban Kemudian masuk ke dalam kamar sang anak. Namun alangkah terkejut sang ibu, korban sudah diketahui dalam keadaan tidak bernyawa  dengan mulut mengeluarkan busa.   Keluarga korban segera melaporkan kejadian kepada polsek Tumpang yg langsung ditindak lanjuti mendatangi lokasi  kejadian bersama tim medis untuk memeriksa korban. Jenazah sempat dibawa ke RSSA Malang guna dilakukan visum luar  saja tanpa autopsi karena keluarga korban menerima sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan.
Korban Saat Menjalani Proses Autopsi di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang / Foto : Ist
indikatormalang.com - Seorang remaja perempuan bernama Rosita (16) warga Glendangan Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten ditemukan tewas di dalam kamarnya. Dugaan sementara korban tewas akibat mengalami keracunan makanan, Jum'at (28/717).

Menurut informasi yang dihimpun dilapangan, pada hari Kamis malam sebelum kejadian, sekitar pkl 23.00 WIB korban sempat makan nasi dan lalapan ikan gurami yang digoreng ibunya. Selang beberapa menit kemudian korban merasakan kepalanya nyeri. Hal tersebut diketahui oleh ibunya setelah korban mengeluhkan kondisinya.

Ibu korban kemudian memijat kepala korban. Setelah selesai dipijat oleh sang ibu, korban kemudian beranjak kekamarnya untuk pergi tidur. Namun pada Jum'at pagi sekitar pkl 05.00 wib, ketika ibu korban hendak membangunkannya, korban tidak meresponnya. Penasaran ibu korban Kemudian masuk ke dalam kamar sang anak. Namun alangkah terkejut sang ibu, korban sudah diketahui dalam keadaan tidak bernyawa dengan mulut mengeluarkan busa.

Keluarga korban segera melaporkan kejadian kepada polsek Tumpang yg langsung ditindak lanjuti mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis untuk memeriksa korban. Jenazah sempat dibawa ke RS Syaiful Anwar  Malang guna dilakukan visum luar saja tanpa autopsi karena keluarga korban menerima sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan.