Datangi Rumah Warga Mahasiswa UMM Berikan Pengobatan Gratis
Cari Berita

Advertisement

Datangi Rumah Warga Mahasiswa UMM Berikan Pengobatan Gratis

Mas'udi
14 Agu 2017

Indikatormalang.com- Kesehatan menjadi salah satu nilai indikator dari kesejahteraan masyarakat, mahasiswa Universitas Muhammadiayah Malang (UMM) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 105 dan 106 perhatikan kesehatan warga Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dengan melakukan pemeriksaan secara Door to Door selama 19 hari, (12/08/2017).  Dengan menggandeng Dengan menggandeng Forum Kajian Islam Ibnu Sina Medical Association (FKI ISMA) dihari puncak (Sabtu, 12 Agustus 2017) tersebut ditutup dengan pengobatan gratis di Balai Desa.  Ada 100 warga yang ikut dalam pengobatan gratis tersebut sesuai dengan jumlah kupon yang dibagikan pada saat pemeriksaan Door to Door pada hari sebelumnya.  “Program Door to Door dilakukan untuk mengetahui kondisi tiap warga sejak awal agar lebih intens saat memeriksa. Jika diketahui ada gejala mengidap penyakit akut, akan segera kami rujuk dan dapat mengikuti pengobatan gratis,” ujar Ketua Koordinasi Divisi Kesehatan, Annisa Al Kamilah.  Dari hasil Door to Door mereka menemukan warga Desa Banjarsari mengidap beberapa penyakit yang harus ditangani paling utama seperti hipertensi, diabetes, asma, asam urat, dan stroke.  “Pelayanannya memuaskan, mahasiswa dan dokternya baik-baik kalau melayani. Lumayan juga dapat obat dan konsultasi gratis,” ungkap Bu Umi warga dari RT. 3/RW. 4 Desa Banjarsari.
Pengobatan Gratis Oleh Mahasiswa UMM di Balai Desa Banjarsari. / Foto: Humas KKN 105
Indikatormalang.com- Kesehatan menjadi salah satu nilai indikator dari kesejahteraan masyarakat, mahasiswa Universitas Muhammadiayah Malang (UMM) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 105 dan 106 perhatikan kesehatan warga Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dengan melakukan pemeriksaan secara Door to Door selama 19 hari, (12/8/17).

Dengan menggandeng  Forum Kajian Islam Ibnu Sina Medical Association (FKI ISMA) dihari puncak, Sabtu, (12/8/17) tersebut ditutup dengan pengobatan gratis di Balai Desa.

Ada 100 warga yang ikut dalam pengobatan gratis tersebut sesuai dengan jumlah kupon yang dibagikan pada saat pemeriksaan Door to Door pada hari sebelumnya.

“Program Door to Door dilakukan untuk mengetahui kondisi tiap warga sejak awal agar lebih intens saat memeriksa. Jika diketahui ada gejala mengidap penyakit akut, akan segera kami rujuk dan dapat mengikuti pengobatan gratis,” ujar Ketua Koordinasi Divisi Kesehatan, Annisa Al Kamilah.

Dari hasil Door to Door mereka menemukan warga Desa Banjarsari mengidap beberapa penyakit yang harus ditangani paling utama seperti hipertensi, diabetes, asma, asam urat, dan stroke.

“Pelayanannya memuaskan, mahasiswa dan dokternya baik-baik kalau melayani. Lumayan juga dapat obat dan konsultasi gratis,” ungkap Bu Umi warga dari RT. 3/RW. 4 Desa Banjarsari.

Pewarta: Humas KKN 105
Editor: Mas'udi