Identitas Mayat dalam Karung Ahirnya Terungkap
Cari Berita

Advertisement

Identitas Mayat dalam Karung Ahirnya Terungkap

19 Agu 2017

Indikatormalang.com - Kerja keras pihak Kepolisian ahirnya berhasil mengungkap identitas jenazah perempuan yang dibungkus karung dan tergelatak di bawah jembatan Mbarek Gedangan Kabupaten Malang, Jumat (18/8/17).  Identitas itu terungkap setelah pihak kepolisian melacak jejak korban. Koordinasi antar Polsek dilakukan, hingga kemudian Polsek Kejayan mengabarkan ke pemerintahan Desa Kepuh di Kejayan terkait penemuan sesosok mayat perempuan di Kabupaten Malang.  Korban tersebut diketahui bernama Wasiah (40) seorang janda tujuh kali dan tidak memiliki anak. Korban berasal dari Dusun Corong Desa Kepuh Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Sehari-harinya korban hidup sendiri dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.  "Saya mendapat kabar bahwa ada mayat tanpa identitas ditemukan di Malang" ujar Kepala Desa Kepuh, Zam Zam   Secara kebetulan menurut Zam Zam pemerintahan Desa mendapatkan laporan adanya warga yang hilang sejak Senin (14/8) lalu. Keluarga sempat mengira korban berangkat kerja sehingga tidak ada usaha untuk mencari keberadaan korban.   "Saya ditelepon petugas Unit Reskrim Polsek Kejayan" ujarnya.  Naluri sebagai seorang Kades berjalan, ia kemudian berinisiatif untuk mengecek tentang kabar penemuan mayat tersebut. Ditemani beberapa kerabat korban dan aparat desa, Zam Zam pun berangkat menuju ke tempat korban disimpan yakni di RSSA Malang.   "Saya mengajak aparat desa, dan beberapa keluarganya. Ternyata memang benar, setelah kami kenali dari wajahnya," imbuh Zam Zam.  Dugaan sementara, jenazah merupakan korban perampokan. Hal tersebut berdasarkan pengakuan dari kerabat korban. Menurut kerabat korban, saat keluar rumah terahir kalinya korban memakai beberapa perhiasan. Namun, saat ditemukan perhiasan yang melekat pada tubuh korban semuanya hilang.  Menurut Iptu Sutiok Kanit Unit VI Polres Malang semua dugaan tersebut hingga kini masih terus di dalami. Pihak Kepolisian masih terus berusaha untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas. Kasus tersebut sedang ditangani oleh unit Reskrim Polsek Gedangan dan Reskrim Polres Malang.
Foto Korban (kanan) Saat Masih Hidup dan Jasad Korban (kiri) Saat Pertama Kali Ditemukan Oleh Warga / Foto: Ist


Indikatormalang.com - Kerja keras pihak Kepolisian ahirnya berhasil mengungkap identitas jenazah perempuan yang dibungkus karung dan tergelatak di bawah jembatan Mbarek Gedangan Kabupaten Malang, Jumat (18/8/17).

Identitas itu terungkap setelah pihak kepolisian melacak jejak korban. Koordinasi antar Polsek dilakukan, hingga kemudian Polsek Kejayan mengabarkan ke pemerintahan Desa Kepuh di Kejayan terkait penemuan sesosok mayat perempuan di Kabupaten Malang.

Korban tersebut diketahui bernama Wasiah (40) seorang janda tujuh kali dan tidak memiliki anak. Korban berasal dari Dusun Corong Desa Kepuh Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Sehari-harinya korban hidup sendiri dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

"Saya mendapat kabar bahwa ada mayat tanpa identitas ditemukan di Malang" ujar Kepala Desa Kepuh, Zam Zam 

Secara kebetulan menurut Zam Zam pemerintahan Desa mendapatkan laporan adanya warga yang hilang sejak Senin (14/8) lalu. Keluarga sempat mengira korban berangkat kerja sehingga tidak ada usaha untuk mencari keberadaan korban.

"Saya ditelepon petugas Unit Reskrim Polsek Kejayan" ujarnya.

Naluri sebagai seorang Kades berjalan, ia kemudian berinisiatif untuk mengecek tentang kabar penemuan mayat tersebut. Ditemani beberapa kerabat korban dan aparat desa, Zam Zam pun berangkat menuju ke tempat korban disimpan yakni di RSSA Malang.

"Saya mengajak aparat desa, dan beberapa keluarganya. Ternyata memang benar, setelah kami kenali dari wajahnya," imbuh Zam Zam.

Dugaan sementara, jenazah merupakan korban perampokan. Hal tersebut berdasarkan pengakuan dari kerabat korban. Menurut kerabat korban, saat keluar rumah terahir kalinya korban memakai beberapa perhiasan. Namun, saat ditemukan perhiasan yang melekat pada tubuh korban semuanya hilang.

Menurut Iptu Sutiok Kanit Unit VI Polres Malang semua dugaan tersebut hingga kini masih terus di dalami. Pihak Kepolisian masih terus berusaha untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas. Kasus tersebut sedang ditangani oleh unit Reskrim Polsek Gedangan dan Reskrim Polres Malang.