Puluhan Siswa Pecinta Alam Kibarkan Bendera di Lembah kera
Cari Berita

Advertisement

Puluhan Siswa Pecinta Alam Kibarkan Bendera di Lembah kera

18 Agu 2017

Indikatormalang.com – Kawasan lembah Kera Desa Gampingan Pagak Kabupaten Malang ramai oleh puluhan Siswa Pencinta Alam (Sispala) dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Malang. Mreka sedang menggelar upacara peringatan HUT RI, , Kamis (17/8/2017). Selain melakukan upacara para siswa tersebut juga mengibarkan bendera berukuran 16 x 15 meter. Bendera tersebut dikibarkan di lereng tebing Lembah Kera. Pengibaran bendera yang termasuk berukuran besar tersebut berjalan sukses. Dua atlet panjat tebing yang melaksanakan pengibaran bendera berukuran raksasa tersebut berhasil menaikkan bendera. Berdasarkan keterangan dari pihak panitian, proses pembuatan bendera sendiri kurang lebih sekitar satu minggu. Bendera tersebut merupakan hasil iuran dari para peserta sebanyak 80 orang. Dibandingkan tahun lalu, ukuran bendera tahun ini lebih besar. Menurut Hari Sudrajat, pembina SMK Muhammadiyah Kepanjen menjelaskan kegiatan tersebut merupakan yang kedua kalinya. Pihaknya sengaja memilih lembah Kera dikarenakan pihaknya ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Malang, khususnya Malang Selatan memiliki potensi yang tidak kalah dengan daerah lain.  “Kita ingin Indonesia lebih bermacam-macam. Jadi biar bisa jadi satu seperti bendera besar ini. Bisa menyatukan anak-anak siswa se Malang Raya ini. Kita punya tebing di Malang Selatan kenapa tidak kita gunakan,” ungkap Hari.  “
Bendera berukuran Jumbo Berhasil Dikibarkan oleh Siswa Pecinta Alam di Lereng Tebing Lembah Kera Pagak kabupaten Malang , kemaren saat peringatan HUT RI 72 / Foto: Ist


Indikatormalang.com – Kawasan lembah Kera Desa Gampingan Pagak Kabupaten Malang ramai oleh puluhan Siswa Pencinta Alam (Sispala) dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Malang. Mreka sedang menggelar upacara peringatan HUT RI, Kamis (17/8/2017).

Selain melakukan upacara para siswa tersebut juga mengibarkan bendera berukuran 16 x 15 meter. Bendera tersebut dikibarkan di lereng tebing Lembah Kera. Pengibaran bendera yang termasuk berukuran besar tersebut berjalan sukses. Dua atlet panjat tebing yang melaksanakan pengibaran bendera berukuran raksasa tersebut berhasil menaikkan bendera.

Berdasarkan keterangan dari pihak panitian, proses pembuatan bendera sendiri kurang lebih sekitar satu minggu. Bendera tersebut merupakan hasil iuran dari para peserta sebanyak 80 orang. Dibandingkan tahun lalu, ukuran bendera tahun ini lebih besar.

Menurut Hari Sudrajat, pembina SMK Muhammadiyah Kepanjen menjelaskan kegiatan tersebut merupakan yang kedua kalinya. Pihaknya sengaja memilih lembah Kera dikarenakan pihaknya ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Malang, khususnya Malang Selatan memiliki potensi yang tidak kalah dengan daerah lain.

“Kita ingin Indonesia lebih bermacam-macam. Jadi biar bisa jadi satu seperti bendera besar ini. Bisa menyatukan anak-anak siswa se Malang Raya ini. Kita punya tebing di Malang Selatan kenapa tidak kita gunakan” ungkap Hari.