Bea Cukai Malang Musnahkan Alat Bantu Seks, Alkohol Hingga Rokok Ilegal
Cari Berita

Advertisement

Bea Cukai Malang Musnahkan Alat Bantu Seks, Alkohol Hingga Rokok Ilegal

3 Agu 2017

Indikatormalang.com – Untuk mengejar pendapatan Negara dari sektor cukai Kantor  Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang terus melakukan penindakan terhadap barang kena cukai. Selama semester I Tahun 2017, petugas Bea Cukai telah melakukan sebanya 192 penindakan. Dari hasil penindakan pihak Bea Cukai Malang berhasil menyita berbagai barang bukti. Hasil penindakan itu antara lain berupa  2 juta batang rokok ilegal, ratusan botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA), alat pemuas nafsu (sex toys), dan obat-obatan serta  suplemen kesehatan.  Dari keseluruhan barang yang yang berhasil  disita oleh pihak Bea Cukai nilainya mencapai Rp 378 juta. Sedangkan Potensi kerugian negara yang diakibatkan barang ilegal mencapai 1 miliar. "Potensi kerugian negara mencapai Rp 1 miliar lebih. Semua barang hasil penindakan itu kami musnahkan" ucap Rudy Heri K  Kepala Bea Cukai  Malang.  Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran bea dan cukai, Kantor Bea dan Cukai juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim 3 untuk melakukan pengawasan dan penilaian pajak di perusahaan rokok. Menurut Kepala Kanwil DJP Jatim 3 Rudi Gunawan Bastari yang mengikuti kegiatan pemusnahan barang milik negara di Kantor Bea Cukai Malang mengatakan bahwa proses Self assesment untuk perusahaan rokok  sudah dilakukan sejak lama, dan kerjasama terus ditingkatkan dengan Kantor Bea Cukai.  “Kami lakukan pengawasan juga terhadap produksi, berapa penjualan dan pembelian sehingga diketahui nilai pajaknya” ungkap Rudi Gunawan Bastari . “Kami terus juga dekati perusahaan yang awalnya tidak mau bayar, akhirnya membayar pajak," tambah Rudi.
Salah Satu Barang Sitaan Berupa Alat Pemuas Nafsu yang juga Turut Dimusnahkan oleh Pihak Bea Cukai / Foto: DontCopy
Indikatormalang.com – Untuk mengejar pendapatan Negara dari sektor cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang terus melakukan penindakan terhadap barang ilegal kena cukai.

Selama semester I Tahun 2017, petugas Bea Cukai telah melakukan sebanyak 192 penindakan. Dari hasil penindakan tersebut pihak Bea Cukai Malang berhasil menyita berbagai barang bukti. Beberapa barang bukti hasil penindakan itu antara lain berupa 2 juta batang rokok ilegal, ratusan botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA), alat pemuas nafsu (sex toys), dan obat-obatan serta suplemen kesehatan.

Dari keseluruhan barang yang telah berhasil disita oleh pihak Bea Cukai diperkirakan nilainya mencapai Rp 378 juta. Sedangkan potensi kerugian negara yang diakibatkan oleh barang ilegal mencapai 1 miliar.

"Potensi kerugian negara mencapai Rp 1 miliar lebih. Semua barang hasil penindakan itu kami musnahkan" ucap Rudy Heri K Kepala Bea Cukai Malang saat acara pemusnahan barang ilegal di depan halaman kantor Bea Cukai Malang.

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran bea dan cukai, Kantor Bea dan Cukai juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim 3 untuk melakukan pengawasan dan penilaian pajak dibeberapa perusahaan rokok.

Menurut Kepala Kanwil DJP Jatim 3 Rudi Gunawan Bastari yang mengikuti kegiatan pemusnahan barang milik negara di Kantor Bea Cukai Malang mengatakan bahwa proses Self assesment untuk perusahaan rokok sudah dilakukan sejak lama, dan kerjasama terus ditingkatkan dengan Kantor Bea Cukai.

“Kami lakukan pengawasan juga terhadap produksi, berapa penjualan dan pembelian sehingga diketahui nilai pajaknya” ungkap Rudi Gunawan Bastari.

“Kami terus juga dekati perusahaan yang awalnya tidak mau bayar, akhirnya membayar pajak," tambah Rudi.