Siapakah Mahasiswi yang Tega Membuang Bayinya?
Cari Berita

Advertisement

Siapakah Mahasiswi yang Tega Membuang Bayinya?

10 Jul 2017

Indikatormalang.com -  Hingga kini pihak Kepolisian masih belum bisa memastikan siapakah ibu dari bayi yang ditemukan di depan kos-kosan daerah jalan Kertorejo 2 Kelurahan Ketawanggede Lowokwaru kota Malang, Senin (10/7/17).  "Sedang kami selidiki. Kami akan meminta keterangan dari para saksi. Yang pasti bayi itu sudah ditangani Inafis" terang Kompol Bindriyo, kapolsek Lowokwaru.  Namun, sebuah keterangan menarik didapat dari Ika Rakatiwi (21) salah satu penghuni kos sekaligus saksi mata.  Menurut Ika, pada Minggu  siang sempat berpapasan dengan salah satu teman kosnya yang berinisial N. Saat itu sempat berpapasan dengan N halaman kosnya, tepatnya diparkiran motor.   Saat itu sempat melihat N menggendong  tas ransel yang kelihatan basah di bawahnya dan motornya pun sama. Namun karena terburu-buru Ika tidak sempat menanyainya.  "Saat melihat motor N, saya melihat darah yang menetes hingga masuk ke dalam kos. Sekitar pukul 12 malem, bau tidak sedap mulai memenuhi seluruh ruangan kos” ungkap Ika.  "Hingga saya kembali, skitar jam 20.30, saya melihat tas itu diletakkan di atas kardus di depan kamar mandi" tambah Ika.  Sekitar jam 4 pagi Ika melihat N keluar kos-kosan. Hingga mayat bayi ditemukan N tidak berada di kamar kosnya.  Senada dengan Ika, menurut Ahadun (47) ketua RT setempat meyakini bahwa yang membawa kresek berisi mayat bayi tersebut adalah salah satu penghuni kos berinisial N.  Berdasarkan informasi yang dihimpun Indikator Malang, N merupakan mahasiswi UIN Maliki, Jurusan Akutansi, semester 4 yang tengah menjalani program KKN.  “Salah satu penghuni kos membawa mayat bayi itu. Sebelumnya para penghuni menyangka di dalam kresek teesebut adalah bangkai Kucing. Ternyata setelah diperiksa isinya bayi dan langsung melapor ke saya,” ucap Akhadun saat ditanya oleh jurnalis.
Ilustraai / Gambar : Istimewa




Indikatormalang.com -  Hingga kini pihak Kepolisian masih belum bisa memastikan siapakah ibu dari bayi yang ditemukan di depan kos-kosan daerah jalan Kertorejo 2 Kelurahan Ketawanggede Lowokwaru kota Malang, Senin (10/7/17).

"Sedang kami selidiki. Kami akan meminta keterangan dari para saksi. Yang pasti bayi itu sudah ditangani Inafis" terang Kompol Bindriyo, kapolsek Lowokwaru.

Namun, sebuah keterangan menarik didapat dari Ika Rakatiwi (21) salah satu penghuni kos sekaligus saksi mata.

Menurut Ika, pada Minggu  siang sempat berpapasan dengan salah satu teman kosnya yang berinisial N. Saat itu sempat berpapasan dengan N halaman kosnya, tepatnya diparkiran motor.

Saat itu sempat melihat N menggendong  tas ransel yang kelihatan basah di bawahnya dan motornya pun sama. Namun karena terburu-buru Ika tidak sempat menanyainya.

"Saat melihat motor N, saya melihat darah yang menetes hingga masuk ke dalam kos. Sekitar pukul 12 malem, bau tidak sedap mulai memenuhi seluruh ruangan kos” ungkap Ika.

"Hingga saya kembali, skitar jam 20.30, saya melihat tas itu diletakkan di atas kardus di depan kamar mandi" tambah Ika.

Sekitar jam 4 pagi Ika melihat N keluar kos-kosan. Hingga mayat bayi ditemukan N tidak berada di kamar kosnya.

Senada dengan Ika, menurut Ahadun (47) ketua RT setempat meyakini bahwa yang membawa kresek berisi mayat bayi tersebut adalah salah satu penghuni kos berinisial N.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Indikator Malang, N merupakan mahasiswi UIN Maliki, Jurusan Akutansi, semester 4 yang tengah menjalani program KKN.

“Salah satu penghuni kos membawa mayat bayi itu. Sebelumnya para penghuni menyangka di dalam kresek teesebut adalah bangkai Kucing. Ternyata setelah diperiksa isinya bayi dan langsung melapor ke saya,” ucap Akhadun saat ditanya oleh jurnalis.