Ribuan Pil Koplo Siap Edar Berhasil Dibongkar Polisi
Cari Berita

Advertisement

Ribuan Pil Koplo Siap Edar Berhasil Dibongkar Polisi

18 Jul 2017

Indikatormalang.com - Jajaran kepolisian dari Polsek Blimbing kembali berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis pil koplo atau dobel L.  Keberhasilan tersebut ditandai dengan tertangkapnya seorang tersangka bernama Agung (29) warga Jalan Binor, Bunul Kota Malang, Sabtu (16/7).  Saat ditangkap, dari tangan pelaku polisi berhasil menyita tujuh ribu pil koplo siap edar. Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Blimbing, Iptu Yoyok Ucuk, sebelum ditangkap pelaku hendak melakukan transaksi.  “Barang haram itu didapat di dalam jok motor pelaku" terang Iptu Yoyok Ucuk, Senin (17/7/17).  Dari pengakuan pelaku, diketahui bahwa pelaku menjual pil koplo itu seharga Rp 10 ribu rupiah per 10 butirnya. Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki pihak pemasok pil koplo kepada pelaku.  Petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 550 ribu, handphone dan jaket.  “Pelaku sempat melawan petugas. Namun kami bisa mengamankan situasi,” lanjut Ucuk.  Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 196 atau 197 no 36 tahun 2009 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Ilustrasi; Pil Koplo Dobel L / Gambar: CoveIrulScary
Indikatormalang.com - Jajaran Kepolisian dari Polsek Blimbing Kota Malang kembali berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis pil koplo atau dobel L.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan tertangkapnya seorang tersangka bernama Agung (29) warga Jalan Binor, Bunul Kota Malang, Sabtu (16/7).

Saat ditangkap, dari tangan pelaku polisi berhasil menyita tujuh ribu pil koplo siap edar.

Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Blimbing, Iptu Yoyok Ucuk, sebelum ditangkap pelaku hendak melakukan transaksi namun berhasil digagalkan polisi.

“Barang haram itu didapat di dalam jok motor pelaku" terang Iptu Yoyok Ucuk, Senin (17/7/17).

Dari pengakuan pelaku, diketahui bahwa pelaku menjual pil koplo itu seharga 10 ribu rupiah per 10 butirnya.

Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki aktor pemasok pil koplo kepada pelaku.

Dalam penangkapan tersebut petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa uang senilai 550 ribu rupiah, handphone dan jaket.

“Pelaku sempat melawan petugas saat hendak ditangkap. Namun kami bisa mengamankan situasi" lanjut Ucuk.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 196 atau 197 no 36 tahun 2009 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.