Puluhan Ormas Se-Kabupaten Malang Dukung Perppu Tentang Organisasi Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

Puluhan Ormas Se-Kabupaten Malang Dukung Perppu Tentang Organisasi Masyarakat

29 Jul 2017

Indikatormalang.com - Ratusan orang yang berasal dari gabungan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) menggelar aksi di depan Gedung DPRDKabupaten Malang, Jumat (28/7/2017).  Para peserta aksi yang merupakan gabungan dari Ansor, Banser, Pemuda Pancasila, FKPPI, Barisan Pemuda Banteng, AMPI, dan KNPI menamakan dirinya sebagai Pengawal Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan PancasilaKabupaten Malang ini melakukan demonstrasi bertujuan untuk menyuarakan dukungannya terhadap Pemerintah atas dikeluarkannyaPerppu Ormas.  "Gerakan ini bertujuan untuk mendukung NKRI, dan menolak gerakan ormas anti Pancasila" ucap Baweh Koordinator aksi saat berorasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Malang.  Menurutnya Perppu Ormas yang diterbitkan oleh pemerintah bisa menjadi penguat sekaligus payung hukum baru dalam menegakkan aturan menindak Ormas yang anti Pancasila.  Ormas yang sesuai dengan Pancasila tidak perlu resah dan khawatir akan dibubarkan dengan adanya Perppu, karenaPerppu itu bukan bentuk otoriterisme dari pemerintah.  "Perppu itu merupakan hak dan kewajiban dari pemerintah untuk menjaga keutuhan NKRI. Konstitusi negara ini tidak bisa diubah, termasuk oleh kelompok-kelompok radikal," tegas Baweh ketika mengahiri orasinya.  Masing-masing perwakilan bergantian melakukan orasi untuk menyampaikan dukungannya kepada pemerintah. Para pendemo membawa sejumlah poster dengan tulisan-tulisan heroik seperti NKRI harga mati, dan penolakan segala bentuk tindakan yang hendak mengubah konstitusi negara.  DPRD Kabupaten Malang kemudian mempersilahkan sejumlah perwakilan Ormas yang menggelar demo untuk masuk dan berdialog dengan sejumlah anggota dewan. Para perwakilan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang.   "Dewan mendukung sepenuhnya Ormas-ormas yang bertentangan dengan ideologi negara dilarang dan dibubarkan" dukung Hari Sasongko, Ketua DPRD Kabupaten Malang.
Gabungan Ormas Se-Kabupaten Malang Memberikan Dukungannya Kepada Pemerintah untuk Memberantas Ormas Radikal dan Anti Pancasila / Foto: Nosleepmedia
Indikatormalang.com - Ratusan orang yang berasal dari gabungan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) menggelar aksi di depan Gedung DPRDKabupaten Malang, Jumat (28/7/2017).

Para peserta aksi yang merupakan gabungan dari Ansor, Banser, Pemuda Pancasila, FKPPI, Barisan Pemuda Banteng, AMPI, dan KNPI menamakan dirinya sebagai Pengawal Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan PancasilaKabupaten Malang ini melakukan demonstrasi bertujuan untuk menyuarakan dukungannya terhadap Pemerintah atas dikeluarkannyaPerppu Ormas.

"Gerakan ini bertujuan untuk mendukung NKRI, dan menolak gerakan ormas anti Pancasila" ucap Baweh Koordinator aksi saat berorasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Malang.

Menurutnya Perppu Ormas yang diterbitkan oleh pemerintah bisa menjadi penguat sekaligus payung hukum baru dalam menegakkan aturan menindak Ormas yang anti Pancasila. Ormas yang sesuai dengan Pancasila tidak perlu resah dan khawatir akan dibubarkan dengan adanya Perppu, karenaPerppu itu bukan bentuk otoriterisme dari pemerintah.

"Perppu itu merupakan hak dan kewajiban dari pemerintah untuk menjaga keutuhan NKRI. Konstitusi negara ini tidak bisa diubah, termasuk oleh kelompok-kelompok radikal," tegas Baweh ketika mengahiri orasinya.

Masing-masing perwakilan bergantian melakukan orasi untuk menyampaikan dukungannya kepada pemerintah. Para pendemo membawa sejumlah poster dengan tulisan-tulisan heroik seperti NKRI harga mati, dan penolakan segala bentuk tindakan yang hendak mengubah konstitusi negara.

DPRD Kabupaten Malang kemudian mempersilahkan sejumlah perwakilan Ormas yang menggelar demo untuk masuk dan berdialog dengan sejumlah anggota dewan. Para perwakilan diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang.

"Dewan mendukung sepenuhnya Ormas-ormas yang bertentangan dengan ideologi negara dilarang dan dibubarkan" dukung Hari Sasongko, Ketua DPRD Kabupaten Malang.