Menristek Dikti Minta Kampus Awasi Dosen dan Mahasiswa Aktivis HTI
Cari Berita

Advertisement

Menristek Dikti Minta Kampus Awasi Dosen dan Mahasiswa Aktivis HTI

29 Jul 2017

Indikatormalang.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof M Nasir meminta kepada pihak kampus untuk melakukan pengaawasan secara ketat terhadap aktivitas HTI di dalam Kampus. Nasir meminta kapada pihak kampus untuk mengawasi dan mendata para dosen serta mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas HTI.   Permintaan tersebut disampaikan usai membuka kegiatan acara MTQMN XV di kampus Universitas Brawijaya Malang, Jumat (28/7/2017).   "Untuk perguruan tinggi negeri (PTN), saya serahkan pengawasan pada rektor. Sedangkan perguruan tinggi swasta (PTS), saya serahkan pada koordinator Kopertis tiap-tiap wilayah. Total ada 14 kopertis se-Indonesia," ucap nasir kepada para wartawan.  Menurutnya, Ia akan terus memantau perkembangan dan meminta laporan kepada tiap perguruan tinggi baik itu yang Negeri maupun swasta. Nasir meminta pihak kampus untuk serius melakukan pengawasan.  “Apa yang sudah disampaikan jangan sampai harus diulang berkali-kali. Guru dan Dosen sesuai UU nomor 14 tahun 2005 harus menjaga dan mengimplementasikan kehidupan konsensus 4 pilar berbangsa” pintanya.  "Saya akan menanyakan perkembangan terkait data jumlah yang terlibat pada rektor dan koordinator Kopertis. Sekitar bulan  Agustus" ujar Nasir. .
Menristek Dikti M. Nasir saat Membuka Acara MTQMN XV di Kota Malang / Foto: Ist 
Indikatormalang.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof M Nasir meminta kepada pihak kampus untuk melakukan pengaawasan secara ketat terhadap aktivitas HTI di dalam Kampus. Nasir meminta kapada pihak kampus untuk mengawasi dan mendata para dosen serta mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas HTI.

Permintaan tersebut disampaikan usai membuka kegiatan acara MTQMN XV di kampus Universitas Brawijaya Malang, Jumat (28/7/2017).

"Untuk perguruan tinggi negeri (PTN), saya serahkan pengawasan pada rektor. Sedangkan perguruan tinggi swasta (PTS), saya serahkan pada koordinator Kopertis tiap-tiap wilayah. Total ada 14 kopertis se-Indonesia," ucap nasir kepada para wartawan.

Menurutnya, Ia akan terus memantau perkembangan dan meminta laporan kepada tiap perguruan tinggi baik itu yang Negeri maupun swasta. Nasir meminta pihak kampus untuk serius melakukan pengawasan.

“Apa yang sudah disampaikan jangan sampai harus diulang berkali-kali. Guru dan Dosen sesuai UU nomor 14 tahun 2005 harus menjaga dan mengimplementasikan kehidupan konsensus 4 pilar berbangsa” pintanya. 

"Saya akan menanyakan perkembangan terkait data jumlah yang terlibat pada rektor dan koordinator Kopertis. Sekitar bulan Agustus" ujar Nasir. .