Diduga Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga pandan Landung Ditemukan Tewas
Cari Berita

Advertisement

Diduga Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga pandan Landung Ditemukan Tewas

20 Jul 2017

 Indikatormalang.com – Seorang warga asal Dusun Pandan Krajan RT 02/ RW 01 Desa Pandan Landung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tewas tergantung pada sebuah pohon, Kamis (20/7/17). Korban yang diketahui bernama Seger (46) diduga tewas bunuh diri. Namun belum dikeathui pasti penyebab korban nekat mengahiri hidupnya. Dugaan sementara berdasarkan keterangan dari warga yang berdekatan dengan rumah korban, korban nekat gantung diri akibat depresi dengan penyakit yang dideritaya tak kunjung sembuh. Korban sempat dicari oleh keluarganya. Pasalnya semalaman korban tidak pulang ke rumah, namun keesokan harinya malah ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi tergantung. “Korban sempat dicari keluarganya. Ketika itu, korban ke luar saat di rumahnya sedang berlangsung pengajian” ungkap Ipda Agus Yulianto, Kanit Reskrim Polsek Wagir. Korban pertama kali ditemukan di kebun belakang oleh seorang warga. Saksi kemudian melaporkan temuannya tersebut ke warga sekitar dan perangkat desa serta yang kemudian diteruskan ke Polsek Wagir. Saat pertama kali ditemukan, korban gantung diri menggunakan tali tampar plastik. Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. “Petugas medis dari Puskesmas Wagir tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan terhadap tubuh korban” Tambah Agus.
Kondisi Korban Saat pertama kali ditemukan Oleh Warga / Foto: Ist
Indikatormalang.com – Seorang warga asal Dusun Pandan Krajan RT 02/ RW 01 Desa Pandan Landung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tewas tergantung pada sebuah pohon, Kamis (20/7/17).

Korban yang diketahui bernama Seger (46) diduga tewas bunuh diri. Namun belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengahiri hidupnya. Dugaan sementara berdasarkan keterangan dari warga yang berdekatan dengan rumah korban, korban nekat gantung diri akibat depresi dengan penyakit yang dideritaya tak kunjung sembuh.

Sebelumnya, korban sempat dicari oleh keluarganya. Pasalnya selama semalaman korban tidak pulang ke rumah, namun keesokan harinya malah ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi tergantung.

“Korban sempat dicari keluarganya. Ketika itu, korban ke luar saat di rumahnya sedang berlangsung pengajian” ungkap Ipda Agus Yulianto, Kanit Reskrim Polsek Wagir.

Korban pertama kali ditemukan di kebun belakang oleh seorang warga. Saksi kemudian melaporkan temuannya tersebut ke warga sekitar dan perangkat desa serta yang kemudian diteruskan ke Polsek Wagir.

Saat pertama kali ditemukan, korban gantung diri menggunakan tali tampar plastik. Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.

“Petugas medis dari Puskesmas Wagir tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan terhadap tubuh korban” Tambah Agus.